Thailand Bukukan Surplus Transaksi Berjalan US$724 Juta di Januari 2026



​KONTAN.CO.ID. Thailand mencatat surplus transaksi berjalan sebesar US$724 juta pada Januari 2026, seiring lonjakan ekspor dan perbaikan aktivitas ekonomi di awal tahun.

Mengutip laporan Reuters, Jumat (27/2/2026), Bank of Thailand menyatakan perekonomian pada Januari tumbuh dibanding bulan sebelumnya.

Namun, laju ekspansi diperkirakan melambat setelah berakhirnya sejumlah program stimulus pemerintah.


Baca Juga: Bursa Jepang Rekor Lagi, Melonjak 10,4% di Februari 2026

Dari sisi perdagangan, ekspor Thailand melonjak 23,6% pada Januari dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, impor juga naik tajam 30,1% secara tahunan.

Indeks konsumsi swasta yang dirilis bank sentral meningkat 1,0% pada Januari dibanding Desember.

Adapun indeks investasi swasta naik 2,7% secara bulanan, mencerminkan perbaikan aktivitas sektor riil.

Di sisi kebijakan moneter, bank sentral Thailand secara tak terduga memangkas suku bunga acuannya pada Rabu lalu guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Singapura Akan Atur Penjualan Blind Box dan Trading Card, Cegah Unsur Perjudian

Pertumbuhan ekonomi Thailand tahun ini diperkirakan berada di kisaran 2%. Namun, Gubernur Vitai Ratanakorn menyatakan target pertumbuhan yang diupayakan berada di level 2,7%.

Langkah pelonggaran moneter tersebut menunjukkan fokus otoritas pada penguatan momentum pertumbuhan, di tengah tantangan eksternal dan meredanya dukungan stimulus fiskal.