KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pemerintah Thailand kembali mendorong rencana ambisius pembangunan jalur logistik lintas daratan yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, setelah meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran global, termasuk gangguan di Selat Hormuz. Proyek yang dikenal sebagai Land Bridge ini bertujuan menjadi alternatif jalur perdagangan internasional selain Selat Malaka, salah satu jalur laut tersibuk di dunia yang menghubungkan Asia Timur dengan Timur Tengah dan Eropa. Pemerintah Thailand menyatakan akan kembali mengajukan rancangan proyek tersebut ke kabinet pada Juni atau Juli mendatang. Jika disetujui, proses pencarian investor untuk proyek senilai sekitar 1 triliun baht (sekitar US$ 30,97 miliar) dapat dimulai pada kuartal ketiga tahun ini.
Thailand Garap Proyek Land Bridge, Tantang Dominasi Selat Malaka
KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pemerintah Thailand kembali mendorong rencana ambisius pembangunan jalur logistik lintas daratan yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, setelah meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran global, termasuk gangguan di Selat Hormuz. Proyek yang dikenal sebagai Land Bridge ini bertujuan menjadi alternatif jalur perdagangan internasional selain Selat Malaka, salah satu jalur laut tersibuk di dunia yang menghubungkan Asia Timur dengan Timur Tengah dan Eropa. Pemerintah Thailand menyatakan akan kembali mengajukan rancangan proyek tersebut ke kabinet pada Juni atau Juli mendatang. Jika disetujui, proses pencarian investor untuk proyek senilai sekitar 1 triliun baht (sekitar US$ 30,97 miliar) dapat dimulai pada kuartal ketiga tahun ini.
TAG: