KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pemerintah Thailand masih meninjau rencana penerbitan pinjaman darurat senilai 500 miliar baht (sekitar Rp 240 triliun) untuk menopang ekonomi yang terdampak harga minyak tinggi. Menteri Keuangan Thailand menyampaikan pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama Wakil Perdana Menteri Pakorn Nilprapunt guna menilai kebutuhan hukum dan fiskal dari kebijakan tersebut. Sementara itu, pejabat ekonomi Ekniti Nitithanprapas menjelaskan bahwa rasio utang publik Thailand saat ini berada di sekitar 66% terhadap PDB, masih berada di bawah batas maksimum 70% yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini memberikan ruang fiskal sekitar 4% atau setara 800 miliar baht.
Thailand Kaji Cari Pinjaman Darurat Rp 240 Triliun untuk Stabilkan Ekonomi
KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pemerintah Thailand masih meninjau rencana penerbitan pinjaman darurat senilai 500 miliar baht (sekitar Rp 240 triliun) untuk menopang ekonomi yang terdampak harga minyak tinggi. Menteri Keuangan Thailand menyampaikan pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama Wakil Perdana Menteri Pakorn Nilprapunt guna menilai kebutuhan hukum dan fiskal dari kebijakan tersebut. Sementara itu, pejabat ekonomi Ekniti Nitithanprapas menjelaskan bahwa rasio utang publik Thailand saat ini berada di sekitar 66% terhadap PDB, masih berada di bawah batas maksimum 70% yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini memberikan ruang fiskal sekitar 4% atau setara 800 miliar baht.
TAG: