KONTAN.CO.ID - Pemerintah Thailand masih mengkaji kebutuhan penerbitan dekrit pinjaman darurat senilai 500 miliar baht atau sekitar US$15,6 miliar untuk menopang ekonomi yang terdampak lonjakan harga minyak. Melansir Reuters Selasa (21/4/2026), Menteri Keuangan Ekniti Nitithanprapas mengatakan, keputusan tersebut belum final dan masih akan dibahas lebih lanjut bersama Wakil Perdana Menteri Pakorn Nilprapunt guna menilai urgensi dari sisi hukum dan kebutuhan fiskal. Baca Juga: Harga Emas Stabil di US$4.820 Selasa (21/4) Pagi, Tunggu Kepastian Negosiasi AS-Iran
Thailand Kaji Utang Darurat US$15,6 Miliar, Respons Tekanan Harga Minyak
KONTAN.CO.ID - Pemerintah Thailand masih mengkaji kebutuhan penerbitan dekrit pinjaman darurat senilai 500 miliar baht atau sekitar US$15,6 miliar untuk menopang ekonomi yang terdampak lonjakan harga minyak. Melansir Reuters Selasa (21/4/2026), Menteri Keuangan Ekniti Nitithanprapas mengatakan, keputusan tersebut belum final dan masih akan dibahas lebih lanjut bersama Wakil Perdana Menteri Pakorn Nilprapunt guna menilai urgensi dari sisi hukum dan kebutuhan fiskal. Baca Juga: Harga Emas Stabil di US$4.820 Selasa (21/4) Pagi, Tunggu Kepastian Negosiasi AS-Iran