KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Thailand menjadi salah satu negara yang semakin menjadi pilihan pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan. Berdasarkan data Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, hingga tahun 2025 terdapat 1.155 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Negeri Gajah Putih. Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat mengatakan, pertukaran pelajar menjadi salah satu bagian dari hubungan pendidikan antara Indonesia dan Thailand yang terus berkembang. "Saat ini, terdapat lebih dari 800 pelajar Thailand yang belajar di Indonesia, mulai dari tingkat sekolah menengah pertama hingga jenjang doktoral. Sebagian besar menempuh studi di tingkat sarjana. Pada saat yang sama, lebih dari 1.000 pelajar Indonesia juga sedang menempuh studi di Thailand," papar Prapan, Selasa (18/8).
Menurut Prapan, kerjasama pendidikan kedua negara juga bergerak pada tingkat institusi. Beberapa tahun terakhir, sejumlah universitas di Indonesia mulai menjajaki peluang kerja sama dengan institusi pendidikan di Thailand. "Beberapa tahun terakhir, berbagai universitas di Indonesia telah menghubungi kedutaan besar kami karena berminat menjajaki kerja sama dengan institusi-institusi di Thailand. Menunjukkan keinginan untuk menjalin hubungan kelembagaan yang lebih erat serta besarnya potensi kerja sama pendidikan antara kedua negara kita," ujarnya. Kerja sama tersebut juga mendapat dorongan dari pemerintah kedua negara. Dalam kunjungan Perdana Menteri Thailand ke Indonesia pada awal Agustus 2026, pemerintah Indonesia dan Thailand menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama di bidang pendidikan. Baca Juga:
Awas! Harga Barang Bisa Naik Imbas Target Jumbo PPN pada 2027 Prapan menilai, Indonesia dan Thailand memiliki kepentingan yang sama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui pertukaran mahasiswa maupun kolaborasi antarlembaga pendidikan. Di tengah meningkatnya mobilitas pelajar tersebut, Thai Trade Center Jakarta menggelar Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026 pada 18–20 Agustus 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan 15 universitas dan institusi pendidikan asal Thailand. Direktur Thai Trade Center Jakarta, Hataichanok Sivara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan keterlibatan
business-to-business (B2B) ketiga di Indonesia dan menjadi pameran pendidikan Thailand pertama yang digelar secara mandiri di Indonesia. "Program ini menjadi wadah untuk mempertemukan institusi pendidikan, agen pendidikan, dan calon mahasiswa, sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk kolaborasi dan pertukaran akademik antara kedua negara," kata Hataichanok. Menurutnya, kerja sama pendidikan tidak hanya berkaitan dengan perekrutan mahasiswa, juga membuka ruang bagi pengembangan kemitraan antarinstitusi dalam jangka panjang.
Sejumlah faktor membuat Thailand menjadi alternatif tujuan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia. Antara lain biaya pendidikan dan biaya hidup yang relatif terjangkau, ketersediaan program internasional dan beasiswa, serta jarak geografis yang relatif dekat. Institusi pendidikan Thailand yang mengikuti kegiatan tersebut menawarkan beragam bidang studi. Mulai dari bisnis dan kewirausahaan, teknik dan teknologi, kesehatan, pariwisata dan perhotelan, hingga logistik dan keberlanjutan. Selain mempertemukan institusi pendidikan Thailand dengan calon mitra di Indonesia, delegasi Thailand dijadwalkan mengunjungi Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Pelita Harapan pada 20 Agustus 2026. Kunjungan tersebut diarahkan untuk melihat perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia sekaligus menjajaki peluang kerja sama akademik dan kelembagaan antara perguruan tinggi kedua negara. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News