KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Thailand berencana menerbitkan undang-undang baru untuk menarik pinjaman hingga 500 miliar baht atau sekitar US$ 15,6 miliar guna mengatasi berbagai tekanan ekonomi. Wakil Perdana Menteri Thailand, Pakorn Nilprapunt, pada Senin mengatakan langkah tersebut diperlukan karena saldo kas pemerintah semakin ketat serta meningkatnya risiko eksternal dan lingkungan. Menurut Pakorn, realisasi pinjaman kemungkinan tidak akan mencapai seluruh plafon 500 miliar baht. Namun, aturan mengenai utang publik mengharuskan pemerintah menaikkan batas maksimal utang agar dapat mencakup seluruh nilai yang tercantum dalam undang-undang tersebut.
Thailand Siapkan Utang Baru US$ 15,6 miliar untuk Hadapi Tekanan Ekonomi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Thailand berencana menerbitkan undang-undang baru untuk menarik pinjaman hingga 500 miliar baht atau sekitar US$ 15,6 miliar guna mengatasi berbagai tekanan ekonomi. Wakil Perdana Menteri Thailand, Pakorn Nilprapunt, pada Senin mengatakan langkah tersebut diperlukan karena saldo kas pemerintah semakin ketat serta meningkatnya risiko eksternal dan lingkungan. Menurut Pakorn, realisasi pinjaman kemungkinan tidak akan mencapai seluruh plafon 500 miliar baht. Namun, aturan mengenai utang publik mengharuskan pemerintah menaikkan batas maksimal utang agar dapat mencakup seluruh nilai yang tercantum dalam undang-undang tersebut.
TAG: