KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Thailand menawarkan pasokan 36 kendaraan tempur amfibi beroda (Amphibious Wheeled Armoured Vehicle/AWAV) untuk memperkuat alutsista Korps Marinir Indonesia. Tawaran tersebut menjadi salah satu usulan kerja sama yang disampaikan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurut Anutin, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Thailand perlu diperluas, tidak hanya dalam bentuk latihan militer bersama, tetapi juga melalui pengembangan industri pertahanan. “Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan. Thailand siap memasok 36 kendaraan tempur amfibi beroda (AWAV) untuk Korps Marinir Indonesia,” ujar Anutin. Baca Juga: Prabowo Bidik Perdagangan RI-Thailand Tembus US$ 20 Miliar pada 2030 Ia mengatakan kendaraan tempur tersebut saat ini telah digunakan secara aktif oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand sehingga dinilai memiliki kemampuan operasional yang telah teruji. “Model ini saat ini digunakan secara aktif oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand. Saya sangat berterima kasih karena Anda telah memberikan kesempatan bagi produk kami untuk digunakan di negara Anda,” katanya. Selain menawarkan kendaraan tempur, Anutin juga mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam Defence and Security Expo yang akan diselenggarakan di Thailand pada November tahun depan. Pameran tersebut diharapkan menjadi ajang memperluas kerja sama industri pertahanan kedua negara. Di bidang pertahanan, Anutin mengatakan hubungan militer Indonesia dan Thailand selama ini telah berjalan erat. Menurutnya, kedua negara akan terus melanjutkan latihan militer bersama secara berkala, pertukaran informasi, serta memperkuat kerja sama keamanan maritim. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum berkunjung ke Indonesia, para pejabat tinggi militer Thailand menyampaikan bahwa Prabowo merupakan sosok yang sangat dihormati di kalangan militer Thailand. Baca Juga: Prabowo: Indonesia dan Thailand Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi ASEAN “Banyak jenderal muda kami mengagumi perjalanan dan kiprah Anda. Mereka semua ingin ikut bersama rombongan saya untuk bertemu langsung dengan Anda hari ini,” ujar Anutin. Sebagai bentuk penghormatan, Anutin mengatakan dirinya membawa tanda jasa dari Angkatan Darat Thailand yang akan dianugerahkan kepada Prabowo. “Karena itu, saya membawa beberapa medali yang dengan sepenuh hati ingin diberikan oleh Angkatan Darat kami kepada Anda, karena Anda adalah tokoh militer yang sangat mereka hormati,” katanya. Anutin berharap penguatan kerja sama di bidang pertahanan, termasuk peluang penggunaan produk industri pertahanan Thailand oleh Indonesia, dapat semakin mempererat hubungan strategis kedua negara yang telah ditingkatkan menjadi kemitraan strategis sejak tahun lalu.
Thailand Tawarkan 36 Kendaraan Tempur Amfibi untuk Korps Marinir Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Thailand menawarkan pasokan 36 kendaraan tempur amfibi beroda (Amphibious Wheeled Armoured Vehicle/AWAV) untuk memperkuat alutsista Korps Marinir Indonesia. Tawaran tersebut menjadi salah satu usulan kerja sama yang disampaikan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurut Anutin, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Thailand perlu diperluas, tidak hanya dalam bentuk latihan militer bersama, tetapi juga melalui pengembangan industri pertahanan. “Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan. Thailand siap memasok 36 kendaraan tempur amfibi beroda (AWAV) untuk Korps Marinir Indonesia,” ujar Anutin. Baca Juga: Prabowo Bidik Perdagangan RI-Thailand Tembus US$ 20 Miliar pada 2030 Ia mengatakan kendaraan tempur tersebut saat ini telah digunakan secara aktif oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand sehingga dinilai memiliki kemampuan operasional yang telah teruji. “Model ini saat ini digunakan secara aktif oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand. Saya sangat berterima kasih karena Anda telah memberikan kesempatan bagi produk kami untuk digunakan di negara Anda,” katanya. Selain menawarkan kendaraan tempur, Anutin juga mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam Defence and Security Expo yang akan diselenggarakan di Thailand pada November tahun depan. Pameran tersebut diharapkan menjadi ajang memperluas kerja sama industri pertahanan kedua negara. Di bidang pertahanan, Anutin mengatakan hubungan militer Indonesia dan Thailand selama ini telah berjalan erat. Menurutnya, kedua negara akan terus melanjutkan latihan militer bersama secara berkala, pertukaran informasi, serta memperkuat kerja sama keamanan maritim. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum berkunjung ke Indonesia, para pejabat tinggi militer Thailand menyampaikan bahwa Prabowo merupakan sosok yang sangat dihormati di kalangan militer Thailand. Baca Juga: Prabowo: Indonesia dan Thailand Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi ASEAN “Banyak jenderal muda kami mengagumi perjalanan dan kiprah Anda. Mereka semua ingin ikut bersama rombongan saya untuk bertemu langsung dengan Anda hari ini,” ujar Anutin. Sebagai bentuk penghormatan, Anutin mengatakan dirinya membawa tanda jasa dari Angkatan Darat Thailand yang akan dianugerahkan kepada Prabowo. “Karena itu, saya membawa beberapa medali yang dengan sepenuh hati ingin diberikan oleh Angkatan Darat kami kepada Anda, karena Anda adalah tokoh militer yang sangat mereka hormati,” katanya. Anutin berharap penguatan kerja sama di bidang pertahanan, termasuk peluang penggunaan produk industri pertahanan Thailand oleh Indonesia, dapat semakin mempererat hubungan strategis kedua negara yang telah ditingkatkan menjadi kemitraan strategis sejak tahun lalu.
TAG: