WASHINGTON. Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan akan menunda rencana kenaikan suku bunga. Ini bukan berarti Bank Sentral AS mengabaikan kebutuhan untuk menaikkan suku bunga. Hanya saja, Yellen menilai, saat ini The Fed masih harus merespon gejolak pasar keuangan. Dalam laporan ekonomi semi tahunan The Fed kepada Kongres AS, Yellen mengungkapkan, turbulensi ekonomi memperketat kondisi keuangan. Akibatnya, harga saham melemah dan mengerek mata uang dollar AS. Tak hanya itu, biaya pinjaman juga kian meningkat. "Perkembangan ini dapat membebani prospek kegiatan ekonomi dan pasar tenaga kerja," ujar dia seperti dikutip Bloomberg. Yellen sejatinya sepakat era bunga nol persen memang harus segera diakhiri. Namun, dia menilai, langkah untuk mengurangi pun harus hati-hati. Kebijakan menaikkan suku bunga AS yang terjadi medio Desember tahun lalu disinyalir membuat biaya pinjaman mendaki tinggi untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.
The Fed tunda kenaikan suku bunga
WASHINGTON. Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan akan menunda rencana kenaikan suku bunga. Ini bukan berarti Bank Sentral AS mengabaikan kebutuhan untuk menaikkan suku bunga. Hanya saja, Yellen menilai, saat ini The Fed masih harus merespon gejolak pasar keuangan. Dalam laporan ekonomi semi tahunan The Fed kepada Kongres AS, Yellen mengungkapkan, turbulensi ekonomi memperketat kondisi keuangan. Akibatnya, harga saham melemah dan mengerek mata uang dollar AS. Tak hanya itu, biaya pinjaman juga kian meningkat. "Perkembangan ini dapat membebani prospek kegiatan ekonomi dan pasar tenaga kerja," ujar dia seperti dikutip Bloomberg. Yellen sejatinya sepakat era bunga nol persen memang harus segera diakhiri. Namun, dia menilai, langkah untuk mengurangi pun harus hati-hati. Kebijakan menaikkan suku bunga AS yang terjadi medio Desember tahun lalu disinyalir membuat biaya pinjaman mendaki tinggi untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.