The greenback masih tunjukkan pamor saat libur AS



JAKARTA. Dollar AS menunjukkan pamor di hadapan yen saat libur nasional Amerika Serikat (AS). Meski demikian, analis memperkirakan keunggulan the greenback hanya sementara.

Mengutip Bloomberg, Senin (20/2) pukul 19.00 WIB, pasangan USD/JPY menguat 0,24% ke level 113,11 dibanding sehari sebelumnya.

Analis PT SoeGee Futures, Nizar Hilmy mengatakan, USD/JPY tidak signifikan mengingat adanya libur nasional AS. "USD menguat karena para investor korporasi melakukan aksi beli untuk penyesuaian perdagangan," tuturnya.


Di sisi lain, mata uang yen gagal mengungguli dollar AS lantaran data neraca perdagangan Jepang mengecewakan. Surplus neraca perdagangan bulan Januari turun menjadi 155,455 miliar yen dibanding bulan sebelumnya di angka surplus 327,544 miliar yen. Ekspor bulan lalu naik 0,7% sedangkan impor meningkat lebih tinggi yakni 3,7%.

Sebenarnya, tren pergerakan USD/JPY melemah karena ketidakpastian kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump masih menekan dollar AS. Trump belum juga mengumumkan kebijakan reformasi pajak sehingga membuat pasar ragu The Fed dapat menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

"Bahkan ketika beberapa pejabat The Fed menyampaikan komentar hawkish, dollar AS sulit menguat," lanjut Nizar.

Penguatan USD/JPY menurut Nizar hanya akan terjadi sementara. Apalagi belum ada data penting baik dari AS maupun Jepang. Dengan demikian, ada peluang yen berbalik mengungguli USD pada Selasa (21/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto