THR ASN 2026 Baru Cair Rp 11 Triliun, Purbaya: Ada Instansi Belum Mengajukan



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa realisasi penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga Selasa (10/3) telah mencapai Rp 11 triliun.

Ia memastikan dana untuk pembayaran THR ASN sebenarnya sudah tersedia dan siap disalurkan. 

Namun, pencairannya belum sepenuhnya dilakukan karena masih ada sejumlah instansi yang belum mengajukan permintaan pencairan dana ke Kementerian Keuangan.


Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Gejolak Global Bikin Seleksi Pimpinan OJK Dipercepat

"Ada yang belum mengajukan. Tapi kalau itu sudah semuanya sudah lengkap, harusnya sudah tidak ada kendala. Kecuali orang yang bagiannya ASN itu belum minta ke kita, kan mesti minta," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menurut dia, keterlambatan pencairan THR bukan disebabkan oleh ketersediaan anggaran pemerintah, melainkan lebih pada proses pengajuan dari masing-masing instansi.

Baca Juga: Ada Perbaikan, Purbaya Batal Ganti Bea Cukai dengan SGS

"Bukan uangnya (anggaran) enggak ada ya. Kadang-kadang kantornya belum minta ke kita. Kalau begitu minta langsung dicairkan," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR tahun 2026. Anggaran tersebut ditujukan bagi ASN pusat, ASN daerah, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit TNI/Polri, serta para pensiunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News