KONTAN.CO.ID - Wawancara kerja adalah salah satu penentu utama dalam diterima tidaknya pekerja saat melamar, namun terkadang ada kendala mendesak yang menghalangi kehadiran pelamar. Banyak kandidat merasa khawatir bahwa mengajukan perubahan jadwal akan merusak peluang mereka diterima di perusahaan impian. Padahal, dalam dunia rekrutmen profesional, mengajukan penjadwalan ulang atau reschedule adalah hal yang wajar selama dilakukan dengan etika komunikasi yang tepat dan alasan yang logis. Perusahaan besar umumnya memiliki kebijakan rekrutmen yang fleksibel terhadap situasi darurat yang dialami kandidat, seperti masalah kesehatan, urusan keluarga yang mendesak, hingga kendala teknis transportasi.
Prioritas Komunikasi Secepat Mungkin
Langkah paling mendasar yang harus diambil adalah segera menghubungi pihak rekruter begitu Anda menyadari adanya hambatan. Memberi tahu lebih awal memberikan ruang bagi tim HR untuk menyusun kembali agenda mereka dan menawarkan slot waktu kepada kandidat lain, sehingga operasional perusahaan tidak terganggu. Apabila kendala tersebut sudah terencana, misalnya ada acara keluarga yang tidak bisa ditinggalkan, sampaikan permohonan tersebut jauh-jauh hari. Namun, jika masalah muncul secara mendadak seperti musibah, tetap berikan kabar sesegera mungkin melalui email resmi atau kontak profesional yang tersedia. Mengutip dari Indeed, pemberitahuan yang cepat menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu orang lain, sebuah nilai yang sangat dicari oleh banyak perusahaan di Indonesia.Menjaga Integritas dan Antusiasme Pelamar
Saat meminta perubahan waktu, pastikan nada bicara atau tulisan Anda tetap positif dan penuh semangat. Hal ini bertujuan agar perusahaan tidak menganggap penundaan tersebut sebagai bentuk kurangnya minat terhadap lowongan yang tersedia. Anda bisa menggunakan kalimat yang menekankan bahwa Anda masih sangat tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Gunakan pendekatan profesional seperti:- Menyatakan apresiasi atas undangan wawancara yang telah diterima.
- Menjelaskan alasan pembatalan secara singkat tanpa berbelit-belit.
- Menegaskan komitmen untuk tetap mengikuti proses seleksi pada waktu berikutnya.
Menyusun Alasan Kuat dan Solusi Jadwal
HR atau manajer rekrutmen tentu memerlukan alasan yang masuk akal sebelum menyetujui permohonan reschedule. Hindari memberikan alasan yang terkesan remeh atau tidak profesional. Alasan yang umum diterima biasanya berkaitan dengan kesehatan, dokumen resmi yang mendesak, atau urusan rumah tangga yang bersifat darurat. Selain memberikan alasan, Anda juga harus memberikan solusi dengan menawarkan alternatif waktu yang realistis. Berikut adalah beberapa tips dalam memberikan jadwal pengganti:- Berikan dua atau tiga pilihan tanggal dan jam yang tidak terlalu jauh dari jadwal semula.
- Pastikan Anda benar-benar bisa hadir pada jadwal pengganti tersebut agar tidak terjadi reschedule kedua kalinya.
- Tunjukkan fleksibilitas dengan mengikuti ketersediaan waktu dari pihak pewawancara.