Ticket Size Pegadaian Naik 6% Jadi Rp 9,5 Juta di Tengah Harga Emas Turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian mencatat ticket size gadai tetap tumbuh di tengah tren penurunan harga emas. Pada September 2026, rata-rata ticket size gadai Pegadaian mencapai Rp 9,5 juta per rekening, naik 6% dibandingkan posisi awal tahun.

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan, penurunan harga emas telah berdampak pada gadai emas.

“Penurunan harga emas tentunya mempengaruhi nilai taksiran dan nilai pembiayaan gadai emas. Namun, ticket size gadai perusahaan masih tumbuh karena beberapa faktor,” katanya kepada Kontan, Kamis (1/10/2026).


Baca Juga: Ini Tantangan yang Memengaruhi Kinerja RoI Dana Pensiun hingga Akhir 2026

Selfie menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tiket size Pegadaian adalah keberhasilan perusahaan dalam membangun ekosistem emas melalui Cicil Emas dan Tabungan Emas.

“Semakin banyak emas beredar di masyarakat lewat kedua produk tersebut, jumlah emas yang digadaikan tetap tumbuh meski harga emas turun. Secara year to date (ytd), jumlah kolateral Gadai Emas Batangan naik 8% atau 7,7 kg, sedangkan Tabungan Emas naik 103% atau 6,7 kg,” jelasnya.

Sebagai gambaran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan industri pergadaian tumbuh 50,73% secara tahunan per Juli 2026 menjadi Rp 160,78 triliun.

Selain emas, Selfie menambahkan, pegadaian juga memiliki gadai dengan agunan lain yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun, seperti kendaraan dan barang mewah. Hal ini turut menjaga ticket size secara keseluruhan.

Selfie menyebut, ticket size gadai dipengaruhi dua faktor utama, yakni harga dan nilai barang jaminan serta segmen nasabah yang dilayani. Segmen nasabah Pegadaian cukup luas, baik dari sisi status ekonomi sosial maupun usia. Keragaman barang jaminan dan segmen nasabah ini membuat kinerja Pegadaian cukup lebih resisten terhadap perubahan ekonomi.

Hingga akhir tahun, Pegadaian melihat ticket size gadai masih memiliki ruang untuk tumbuh positif. Perusahaan juga telah menyiapkan beberapa skenario agar kinerja tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi.

"Pergerakan ticket size gadai akan dipengaruhi perkembangan harga dan nilai barang jaminan, kebutuhan likuiditas masyarakat. Kebutuhan modal kerja maupun konsumsi, turut mempengaruhi besarnya pembiayaan yang diajukan nasabah," tutupnya.

Baca Juga: PPGI: Masih Ada Perusahaan Gadai yang Belum Punya Penyimpanan Barang Jaminan Memadai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News