KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL). Saham emiten hotel tersebut disuspensi akibat tidak adanya kejelasan terkait keberlangsungan usaha. BEI menjelaskan, sehubungan dengan tidak dipenuhinya kewajiban Saraswati Griya Lestari (HOTL) dan adanya ketidakpastian atas kelangsungan usaha, maka BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Efek Saraswati Griya Lestari (HOTL) di seluruh pasar. Suspensi saham HOTL itu terhitung sejak sesi kedua perdagangan efek tanggal 26 September 2022 hingga pengumuman BEI lebih lanjut.
"Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten. Demikian untuk diketahui," tulis manajemen BEI dalam keterbukaan informasi, Selasa (27/9). Baca Juga: Sejumlah Emiten Kena Denda Imbas Laporan Keuangan Tak Tepat Waktu, Ini Daftarnya BEI memberikan notasi khusus atas digemboknya saham Saraswati Griya Lestari. HOTL belum menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sampai dengan enam bulan setelah tahun buku berakhir. Perusahaan tercatat ini memenuhi kriteria efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus. Saraswati Griya Lestari juga belum menyampaikan update laporan keuangan terbaru. Terakhir, HOTL mempublikasikan laporan keuangan per 30 September 2021. Saat itu, pendapatan usaha HOTL turun 12,3% menjadi Rp 36,47 miliar. Perusahaan ini mencatat kerugian bersih tahun Rp 27,02 miliar. Baca Juga: Tawarkan Investasi Ilegal, Pengendali ALTO dan HOTL Divonis 14 Tahun Penjara