Tidak mampu bertahan dari sentimen Jepang, indeks luluh 1,27% di penutupan sore



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu bertahan melawan sentimen negatif regional terhadap dampak gempa di Jepang. Bursa saham di wilayah Asia pasific kompak melemah. Semua sektor meluluhkan IHSG ke level 3.524 atau turun 1,27%. Perdagangan hari ini mencatatkanvolume 4,1 milliar dengan nilai mencapai Rp 4,96 trilliun.Hanya 36 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan sementara 185 saham anjlok, dan 57 saham tidak merubah posisi. Sektor perbankan mencatatpelemahan terdalam sebesar 2%, disusul sektor perkebunan yang turun 1,90%. Sementara sektor industri dasar dan sektor infrastruktur yang masing-masing melemah 1,72% dan 1,74%. Sektor yang paling minim koreksinya adalah sektor pertambangan 0,26%.Posisi puncak top losers dipegang oleh Bhakti Capital Indonesia (BCAP) dengan koreksi sebesar 20% ke Rp 480. Sementara Jakarta Kyoei Steel (JKS) turun 12,26% ke Rp 136 dan Sunson Textile (SSTM) melemah 12% ke Rp 220. Anggota MSCI indeks yang anjlok adalah Kalbe Farma (KLBF) yang turun 4% ke Rp 3.000 dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang melorot 2,72% ke Rp 7.150.Peraih posisi puncak di top gainers adalah Sekawan Intipratama (SIAP) yang naik 8,33% ke Rp 78, disusul Nippon Indosari (ROTI) yang menanjak 5,05% ke Rp 2.600, dan Suparma (SPMA) yang menguat 4,65% ke Rp 225. Anggota MSCI indeks yang menguat dari hanya Indo Tambang Raya yang naik 3,30% ke Rp 47.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News