JAKARTA. Sampai tiga hari setelah bom meledak di Hotel Ritz-Carlton dan J.W. Marriott, Polisi masih sulit menentukan siapa dalang peristiwa ini. Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas aksi yang merenggut nyawa sembilan orang tersebut. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Sulistyo Ishak mengatakan, polisi masih mengidentifikasi empat jenazah yang meninggal dalam aksi bom ini. “Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih melakukan identifikasi,” ujarnya, Senin (20/7). Polisi menduga, dari empat jenazah ini terdapat pelaku bom bunuh diri. Saat ini, Polisi sudah memeriksa 15 saksi yang berada di lokasi saat ledakan bom terjadi. Polisi juga sedang menelusuri barang-barang bukti yang didapatkan di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Barang bukti itu antara lain berupa laptop. “Kami akan terus investigasi,” tegas Sulistyo.
Tiga Hari Berlalu, Polisi Masih Kesulitan Ungkap Pelaku Bom
JAKARTA. Sampai tiga hari setelah bom meledak di Hotel Ritz-Carlton dan J.W. Marriott, Polisi masih sulit menentukan siapa dalang peristiwa ini. Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas aksi yang merenggut nyawa sembilan orang tersebut. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Sulistyo Ishak mengatakan, polisi masih mengidentifikasi empat jenazah yang meninggal dalam aksi bom ini. “Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih melakukan identifikasi,” ujarnya, Senin (20/7). Polisi menduga, dari empat jenazah ini terdapat pelaku bom bunuh diri. Saat ini, Polisi sudah memeriksa 15 saksi yang berada di lokasi saat ledakan bom terjadi. Polisi juga sedang menelusuri barang-barang bukti yang didapatkan di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Barang bukti itu antara lain berupa laptop. “Kami akan terus investigasi,” tegas Sulistyo.