Tiga jurus pemerintah menekan urbanisasi



JAKARTA. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyiapkan tiga jurus untuk mengantisipasi arus urbanisasi. Tiga jurus ini sebagai antisipasi mencegah lonjakan pengangguran pasca Lebaran.Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menjelaskan, tiga strategi ini untuk membendung pendatang yang nekat ke Jakarta tanpa keterampilan. Tiga strategi itu yakni, pertama, mengimbau pemerintah daerah melakukan perencanaan ketenagakerjaan. Caranya, melalui pembangunan insfrastruktur padat karya.Saat ini, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menargetkan pengembangan program 246 desa produktif sepanjang tahun 2012. Adapun tujuan program ini adalah menciptakan kesempatan kerja baru sehingga penyerapan tenaga kerja di desa menjadi tinggi. “Lapangan kerja dan kesempatan kerja baru harus diciptakan di kawasan pedesaan untuk mengurangi pengangguran. Dengan demikian, perekonomian pedesaan akan semakin maju dan dapat mengurangi arus urbanisasi ke kota-kota besar,” ujar Muhaimin, Jumat (24/8). Menurutnya, pembangunan desa produktif membutuhkan komitmen dari masyarakat dan aparat desa yang memiliki potensi sumber daya ekonomi, akses informasi dan pemasaran produk serta ketersediaan infrastruktur jalan, air dan listrik. Pengembangan desa produktif ini melibatkan Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Jurus kedua, memberikan program pelatihan dan kewirausahaan kepada masyarakat pedesaan. Kegiatan tersebut dapat menumbuhkan dan mengembangkan investasi di daerah. Ketiga, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan memperketat regulasi supaya pendatang tidak mudah datang. Caranya adalah dengan menggelar operasi yustisia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Edy Can