KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon menerima penghargaan dan santunan dari Pemerintah Indonesia serta PBB. Ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon.
Baca Juga: Aturan Tembakau Diminta Tetap Proporsional untuk Antisipasi Dampak Sosial dan PHK Panglima TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa ketiganya dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSPA). Selain itu, para prajurit juga menerima medali Dag Hammarskjold Medal, yang merupakan penghargaan anumerta tertinggi dari PBB bagi personel militer, polisi, maupun sipil yang gugur dalam misi penjaga perdamaian. Tak hanya penghargaan, keluarga prajurit juga menerima santunan. “Almarhum Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar mendapat santunan sebesar Rp 1.894.688.236; Sertu Muhammad Nur Ichwan sebesar Rp 1.846.309.049; dan Praka Farizal Rhomadon sebesar Rp 1.854.075.205,” demikian keterangan tertulis Panglima TNI, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: IKPI Sebut Pelemahan Basis Pajak Bikin Risiko Shortfall APBN Kian Nyata Santunan tersebut meliputi nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk dua anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), dana personal accident, serta santunan gugur dari perbankan. Selain itu, keluarga yang ditinggalkan juga memperoleh hak gaji terusan selama 12 bulan, yang mencakup gaji pokok, uang lauk pauk (ULP), tunjangan jabatan, serta pensiun janda setelah masa gaji terusan berakhir. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. “
Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Prabowo, Selasa (31/3).
Baca Juga: BPKH Jaga Dana Haji Tetap Aman di Tengah Risiko Pembengkakan Biaya Prabowo menegaskan bahwa pengabdian para prajurit merupakan bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Pemerintah Indonesia pun memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan para prajurit yang telah menjalankan tugas mulia tersebut. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News