TikTok Dorong Transaksi Bisnis Kuliner



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perubahan perilaku konsumen mendorong pelaku usaha kuliner memanfaatkan kanal digital, bukan hanya untuk membangun awareness, tetapi juga mengubah minat menjadi kunjungan dan transaksi di gerai.

Saat ini, konsumen menemukan makanan dan tempat makan melalui berbagai kanal, mulai dari video pendek, sesi LIVE, pencarian digital, hingga konten kreator. Kanal tersebut melengkapi rekomendasi dan pengalaman langsung dalam memengaruhi keputusan pembelian.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan, 43% konsumen mencari informasi produk melalui platform digital sebelum membeli¹. Kondisi ini menegaskan pentingnya kanal digital dalam perjalanan konsumen, dari tahap penemuan hingga pembelian.


Peluang tersebut dimanfaatkan pelaku usaha kuliner seperti Es Teler 77 dan Amorcakes and Bakery. Keduanya menggunakan TikTok untuk membangun awareness dan TikTok GO by Tokopedia untuk mendorong kunjungan serta transaksi di gerai.

Baca Juga: Pinterest Gandeng Shopee, Kreator Kini Bisa Dapat Komisi dari Rekomendasi Produk

Untuk menjangkau konsumen lebih muda, Es Teler 77 memanfaatkan konten video, sesi LIVE, dan kolaborasi dengan kreator di TikTok. Strategi tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali nostalgia pelanggan lama dan memperkenalkan produk kepada generasi baru.

Es Teler 77 bergabung dengan TikTok GO by Tokopedia pada Juli 2025. Melalui program promosi, tag lokasi, dan voucher, perusahaan menghubungkan ketertarikan konsumen di TikTok dengan kunjungan dan pembelian di gerai.

Strategi itu diperkuat oleh kehadiran Yenny Setia Widjaja, CEO sekaligus pemilik Es Teler 77 yang kini aktif membuat konten dan melakukan LIVE di TikTok. Untuk mengonversi ketertarikan menjadi transaksi, Es Teler 77 memadukan konten, LIVE, tag lokasi, dan kolaborasi kreator dengan voucher serta program promosi melalui TikTok GO by Tokopedia.

Strategi ini diterapkan dalam kampanye Super Brand GO pada Juli 2026 untuk merayakan ulang tahun ke-44 Es Teler 77.  “Dalam kampanye tersebut, Es Teler 77 menawarkan Es Teler Mini seharga Rp7.000,” kata Yenny dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026)

Selama kampanye, kontribusi transaksi dari LIVE melonjak lebih dari 1.100%, sedangkan transaksi dari format video tumbuh lebih dari 350%. Kartu Pencarian juga mencatat pertumbuhan lebih dari 130% dan menjadi kontributor transaksi terbesar. Sekitar 60% dari total omzet online Es Teler 77 sepanjang September 2025 hingga September 2026 disumbang TikTok GO by Tokopedia

Baca Juga: Tiktok Dorong Tren Makan Sehat

Bagi Es Teler 77, strategi digital juga menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi merek lintas generasi. Berdiri sejak 1982, Es Teler 77 kini memiliki 50 gerai.” Sampai akhirnya tahun ditargetkan bsia mencapai 70 gerais,” ujar Yenny. 

Sementara itu, Amorcakes and Bakery memanfaatkan kanal digital untuk mendukung ekspansi bisnis. Berdiri sejak 2010 di Sukabumi, Amorcakes kini memiliki 37 gerai di Sukabumi dan sejumlah kota lainnya.

Perjalanan digital Amorcakes bermula dari konten konsumen di TikTok yang membantu memperluas pengenalan merek. Setelah bergabung dengan TikTok GO by Tokopedia pada Juli 2025, Amorcakes memperkuat strategi melalui video pendek, LIVE, kolaborasi kreator, dan tag lokasi untuk mendorong pembelian serta kunjungan ke gerai.

Pada kuartal III 2026, lebih dari 20.000 konten terkait Amorcakes mencatat sekitar 139 juta views.  TikTok GO by Tokopedia menyumbang hampir 30% omzet Amorcakes dan sekitar 70% omzet online pada Juni–Agustus 2026. “Ke depan, Amorcakes menyiapkan studio khusus untuk memperkuat produksi konten dan LIVE,” ujar Ridwan Darussalam, CEO and Founder of Amorcakes and Bakery. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News