Tim Reformasi Polri Temui Prabowo, Lapor Ribuan Lembar Hasil Kerja Komisi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Percepatan Reformasi Polri merapat ke Istana Negara untuk menemui Presiden Prabowo Subianto, hari ini, Selasa (5/5/20267). 

Anggota Komisi Reformasi Polri, Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa tim komisi akan melaporkan sejumlah hasil kerja selama kurang lebih dua bulan ini. 

Menurutnya, ada beberapa ribuan lembar dokumen rekomendasi yang akan dibahas dan dilaporkan langsung kepada Presiden. 


Baca Juga: BPS: Pengangguran Turun Jadi 7,24 Juta Orang, Proporsi Pekerja Formal Turun 40,58%

"Ada laporan setebal 3.000 halaman, ada juga yang tiga ratus halaman, dan ada yang tiga halaman. Jadi nanti bisa dibaca oleh Presiden," kata Yusril di Istana Negara, Selasa (5/5/2026). 

Menurutnya rekomendasi ini akan berdampak beasr pada perbaikan institusi kepolisian di Indonesia. Hanya saja, Yusril belum mau membocorkan laporan yang akan disampaikan kepada Presiden. 

Menurutnya, presiden akan memberikan arahan usai menerima laporan dan akan ditindaklanjuti langsung oleh Komisi Reformasi Polri. 

"Dan untuk selanjutnya, tentu kami akan menunggu apa arahan dari Presiden, setelah beliau memvaca laporan dan saran-saran dari kami," ungkap Yusril. 

Sementara itu, Anggota Komisi Reformasi Polri, Mahfud MD menegaskan ada 10 buku tebal yang akan diberikan kepada Kepala Negara. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 8 buku merupakan verbatim yang berisi suara-suara masyarakat dan rencana Polri sendiri. Sementara dua lainnya berisi halaman resume atau kesimpulan. 

Baca Juga: Stok Melimpah, Beras Justru Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi Kenapa?

Namun, pihaknya juga enggan membocorkan apa saja prioritas yang akan disampaikan kepada Presiden nanti. "Nanti sesudah dengan Presiden ya, terima kasih," ungkap Mahfud MD. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News