JAYAPURA. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Henry Bambang Soelistyo menyatakan, tim SAR gabungan baru menemukan satu bagian dari kotak hitam pesawat Trigana Air PK-YRN yang jatuh di wilayah perbukitan Kampung Oksop, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Sebelumnya, Soelistyo mengungkapkan keberhasilan anggota tim SAR gabungan yang dipimpin Danyon 133 Yudha Sakti, Letkol Inf Arif Hidayat, berhasil menemukan kotak hitam pesawat jenis ATR 42 tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan, rupanya bagian kotak hitam yang ditemukan baru rekaman percakapan di kokpit pesawat (CVR), sementara data rekaman penerbangan (FDR) belum ditemukan. “Saya sudah memeriksa kotak hitam di Oksibil, dan rupanya yang ditemukan hanya CVR, sementara FDR belum ditemukan. Kondisinya rusak fisik sedikit dan sudah kami serahkan kepada pihak KNKT di Oksibil tadi,” ucap Soelistyo di Bandara Sentani usai melakukan serah terima jenazah, Rabu (19/8).
Tim SAR masih cari FDR kotak hitam Trigana Air
JAYAPURA. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Henry Bambang Soelistyo menyatakan, tim SAR gabungan baru menemukan satu bagian dari kotak hitam pesawat Trigana Air PK-YRN yang jatuh di wilayah perbukitan Kampung Oksop, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Sebelumnya, Soelistyo mengungkapkan keberhasilan anggota tim SAR gabungan yang dipimpin Danyon 133 Yudha Sakti, Letkol Inf Arif Hidayat, berhasil menemukan kotak hitam pesawat jenis ATR 42 tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan, rupanya bagian kotak hitam yang ditemukan baru rekaman percakapan di kokpit pesawat (CVR), sementara data rekaman penerbangan (FDR) belum ditemukan. “Saya sudah memeriksa kotak hitam di Oksibil, dan rupanya yang ditemukan hanya CVR, sementara FDR belum ditemukan. Kondisinya rusak fisik sedikit dan sudah kami serahkan kepada pihak KNKT di Oksibil tadi,” ucap Soelistyo di Bandara Sentani usai melakukan serah terima jenazah, Rabu (19/8).