KONTAN.CO.ID - KOTA KUWAIT. Ketegangan di Timur Tengah mulai berdampak langsung pada pasokan energi global. Uni Emirat Arab dan Kuwait dilaporkan mengurangi produksi minyak setelah jalur pelayaran strategis Selat Hormuz nyaris tidak dapat dilalui kapal akibat eskalasi konflik di kawasan. Bloomberg (8/3) melaporkan, perusahaan minyak nasional UEA, Abu Dhabi National Oil Co. (Adnoc) menyatakan, sedang menyesuaikan produksi minyak lepas pantai untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas penyimpanan. Sementara itu, Kuwait Petroleum Corp menurunkan produksi dari ladang minyak dan kilang setelah meningkatnya ancaman dari Iran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan laut lepas dan menjadi salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Ancaman Iran terhadap kapal-kapal yang melintas membuat jalur ini hampir tertutup bagi lalu lintas maritim. Akibatnya, ekspor energi dari kawasan penghasil minyak terbesar dunia terganggu.
Timur Tengah Memanas, Pasokan Energi Global Kacau
KONTAN.CO.ID - KOTA KUWAIT. Ketegangan di Timur Tengah mulai berdampak langsung pada pasokan energi global. Uni Emirat Arab dan Kuwait dilaporkan mengurangi produksi minyak setelah jalur pelayaran strategis Selat Hormuz nyaris tidak dapat dilalui kapal akibat eskalasi konflik di kawasan. Bloomberg (8/3) melaporkan, perusahaan minyak nasional UEA, Abu Dhabi National Oil Co. (Adnoc) menyatakan, sedang menyesuaikan produksi minyak lepas pantai untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas penyimpanan. Sementara itu, Kuwait Petroleum Corp menurunkan produksi dari ladang minyak dan kilang setelah meningkatnya ancaman dari Iran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan laut lepas dan menjadi salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia. Ancaman Iran terhadap kapal-kapal yang melintas membuat jalur ini hampir tertutup bagi lalu lintas maritim. Akibatnya, ekspor energi dari kawasan penghasil minyak terbesar dunia terganggu.
TAG: