Tingatkan literasi keuangan, Allianz Indonesia dukung program Global Money Week 2019



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi Allianz Indonesia mendukung program Global Money Week 2019 dengan tema global learn, save & earn. Program ini bertujuan untuk memberikan literasi dan melatih keterampilan anak-anak muda dalam mengelola keuangan. Lewat program ini, peserta juga diharapkan mampu menerapkan gaya hidup yang bijak terhadap keuangan sehingga mampu merancang masa depan yang lebih baik.

Head of Corporate Events and CSR Allianz Indonesia Arini S. Bachtiar mengatakan, dukungan Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli untuk Global Money Week 2019 adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam melakukan literasi keuangan ke masyarakat luas, khususnya anak muda.

"Hal ini sejalan dengan tujuan Allianz Indonesia untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya terkait peningkatan penetrasi asuransi kepada lebih banyak masyarakat Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4). 


Menurut Allianz Indonesia, penetrasi asuransi di Indonesia saat ini hanya mencapai 6%-7% atau sekitar 1,7% dari total populasi Indonesia.

Program Global Money Week 2019 yang dilaksanakan sejak Februari 2019 terdiri dari beberapa rangkaian acara. Pertama, edukasi pengetahuan dasar keuangan pribadi ke 1.884 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta beberapa universitas/sekolah tinggi/institut yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Kedua, sebagai puncak acara, program ini mengadakan diskusi panel bertema "Fostering Good Financial Habits for Millennials" pada Sabtu (30/3) di Balairung, Universitas Indonesia, Depok. Diskusi panel yang diikuti oleh sekitar 250 mahasiwa ini memaparkan lima isu, yaitu Budgeting, Saving, Investing, Fintech, dan Insurance

Kemudian, acara puncak lainnya adalah kompetisi #10Days1MillionChallenge. Perlombaan ini mengharuskan peserta menyusun cara untuk mengelola Rp 1 juta dalam sepuluh hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi