Tinggi Kalori dan Kolesterol, Ini Batas Aman Makan Kastengel, Nastar, dan Putri Salju



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kue lebaran kerap mengandung kalori dan kolesterol tinggi. Ini batas aman makan kastengel, nastar, dan putri salju agar tak memicu masalah kesehatan.  

Nastar, kastengel, dan putri salju adalah deretan nama kue kering yang kerap disajikan saat Lebaran tiba.Kue-kue dengan tekstur lembuh dan memiliki rasa yang manis ini memang dapat begitu menggugah selera.

Baca Juga: Bahan Alami Ini Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi pada Penderita Diabetes


Banyak orang bahkan mengaku bisa menghabiskan cukup banyak kue nastar, kastengel, atau putri salju hanya seorang diri. Padahal, kebiasaan tersebut kurang baik untuk dilakukan.

Kalori nastar, kastengel, dan putri salju cukup tinggi

Baik kue nastar, kastengel, dan putri salju, semuanya dibuat dari bahan dasar berupa tepung terigu. Seperti diketahui, tepung terigu merupakan salah satu sumber kalori.

Belum lagi, ketiga kue kering khas Idulfitri tersebut juga diolah dengan menggunakan bahan-bahan tinggi kalori lainnya, sebut saja gula, mentega, dan telur.

Memang di dalam kue nastar, kastengel, maupun putri salju, bisa ditemukan kandungan nutrisi lain seperti protein dan mineral berupa natrium.

Tapi, kandungan kalori yang tinggi pada ketiga jenis makanan ini layak diwaspadai karena kurang baik untuk kesehatan.

Melansir Buku Do’s & Don’t’s Street Food: Jurus Jitu Jajan Sehat di Luar Rumah agar Tetap Langsing & Fit (2012) oleh Hindah Muaris & Gagas Ulung, kandungan kalori pada kue nastar yang tersusun dari 4 gram telur ayam, 25 gram margarin, 25 gram terigu, 5 gram gula pasir, dan 5 gram nanas, bisa mencapai 281 Kkal.

Jumlah tersebut diketahui masih lebih tinggi ketimbang kandungan kalori pada satu porsi nasi putih (100 gram atau 7-8 kali sendok makan) yang mencapai kurang lebih 175 Kkal.

Begitu juga dengan kandungan kalori pada kue kastengel yang dibuat dari 7 gram mentega, 7 gram margarin, 2 gram kuning telur ayam, 10 gram terigu, dan 12 gram keju. Kue kastengel ini tercatat memiliki kandunan energi atau kalori sebanyak 179 Kkal.

Sementara itu, kandungan kalori pada kue putri salju yang dibuat dari 15 gram margarin, 6 gram telur ayam, 5 gram keju, 3 gram maizena, dan 25 gram gula pasir, malah lebih tinggi ketimbang kalori pada kastengel.

Kandungan energi atau kalori pada kue putri salju tersebut tercatat mencapai 271 Kkal.

Maka dari itu, konsumsi kue nastar, kastengel, maupun putri salju dalam jumlah sangat banyak dan dalam waktu yang singkat, bisa meningkatkan risiko seseorang mengalai kenaikan berat badan.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum, bahwa konsumsi kalori dan gula berlebihan juga bisa meningkatkan risiko diabetes mellitus. Sementara, diabetes sendiri bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, termasuk penyakit jantung dan penyakit ginjal.

Tak hanya mengandung kalori, kue nastar, kastengel, maupun putri salju juga terbukti mengandung kolesterol cukup tinggi.

Hal ini tak mengagetkan karena adanya penggunaan mentega yang mengadung lemak trans dalam pembuatan ketiga makanan tersebut.

Kandungan kolesterol pada kue nastar yang dibuat dari 4 gram telur ayam, 25 gram margarin, 25 gram terigu, 5 gram gula pasir, dan 5 gram nanas, bisa mencapai 53 mg.

Sementara itu, kandungan kolesterol pada kue kastengel yang dibuat dari 7 gram mentega, 7 gram margarin, 2 gram kuning telur ayam, 10 gram terigu, dan 12 gram keju, mencapai 47,4 mg.

Sedangkan, kandungan kolesterol pada kue putri salju yang dibuat dari 15 gram margarin, 6 gram telur ayam, 5 gram keju, 3 gram maizena, dan 25 gram gula pasir, mencapai 81,7 mg.

Konsumsi sumber makanan yang mengandung lemak trans ini tentu patut juga untuk dibatasi karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam darah.

Saran batas konsumsi nastar, kastengel, dan putri salju

Hindah Muaris & Gagas Ulung turut memberikan saran mengenai batas konsumsi aman kue nastar, kastengel dan putri salju bagi kesehatan. Berikut yang disarankan:

1. Kue nastar

Karena kandungan gula yang cukup tinggi, maka batasi konsumsi kue nastar 2-3 buah (10-15 gram) per hari. Selain itu, agar lebih sehat, pilih nastar yang menggunakan selai dengan buah asli.

2. Kue kastengel

Karena mengandung keju dan terigu dalam jumlah yang cukup banyak, hindari konsumsi kastengel dalam jumlah banyak. Konsumsi 5-7 keping kastengel per hari (20-40 gram) sudah cukup.

3. Kue putri salju

Karena kandungan gula yang tinggi, batasi konsumsi kue putri salju. Makan 2-3 buah kue salju atau setara 10-15 gram kue sehari sudah cukup.

Selain itu, disarankan saat mengonsumsi putri salju, kurangi gula halus yang menempel pada kue.

Jika memungkinkan, pilih kue salju yang dibuat dengan menggunakan gula halus rendah kalori.

Baca Juga: Menurunkan Asam Urat Tinggi, Ini Manfaat Air Rendaman Jeruk Nipis yang Kaya Vitamin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batas Aman Konsumsi Kue Nastar, Kastengel, dan Putri Salju", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati