KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beban kasus kanker di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan nasional. Tingginya angka kasus baru dan kematian akibat kanker mendorong kebutuhan deteksi dini yang lebih akurat, sekaligus pendekatan terapi yang semakin personal bagi setiap pasien. Berdasarkan data Globocan 2022 dari International Agency for Research on Cancer (IARC)/WHO tercatat, sekitar 408.661 kasus kanker baru dan 242.988 kematian akibat kanker di Indonesia. Kanker payudara, paru-paru, kolorektal, serviks, dan hati menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan. Di sisi lain, masih banyak pasien yang baru terdiagnosis pada stadium lanjut. Mencerminkan tantangan dalam deteksi dini dan akses layanan kanker yang komprehensif.
Tingginya Kasus Kanker Dorong Pemanfaatan Teknologi Diagnostik Presisi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beban kasus kanker di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan nasional. Tingginya angka kasus baru dan kematian akibat kanker mendorong kebutuhan deteksi dini yang lebih akurat, sekaligus pendekatan terapi yang semakin personal bagi setiap pasien. Berdasarkan data Globocan 2022 dari International Agency for Research on Cancer (IARC)/WHO tercatat, sekitar 408.661 kasus kanker baru dan 242.988 kematian akibat kanker di Indonesia. Kanker payudara, paru-paru, kolorektal, serviks, dan hati menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan. Di sisi lain, masih banyak pasien yang baru terdiagnosis pada stadium lanjut. Mencerminkan tantangan dalam deteksi dini dan akses layanan kanker yang komprehensif.
TAG: