KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) industri modal ventura tercatat masih berada di level tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan rasio BOPO merupakan salah satu indikator efisiensi operasional yang dapat memengaruhi profitabilitas perusahaan modal ventura, khususnya yang bergerak di sektor Venture Capital Corporation (VCC). "Karakteristik usaha modal ventura, khususnya VCC, menyebabkan pendapatan tidak bersifat rutin. Dengan demikian, rasio BOPO perlu dilihat dengan mempertimbangkan karakteristik model bisnis dan kualitas portofolio," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026). Lebih lanjut, Agusman menyampaikan, rasio BOPO industri modal ventura berada di level 94,70% per Juni 2026. Angkanya masih terbilang tinggi karena berada di atas 90%.
Tingginya Rasio BOPO Dapat Pengaruhi Profitabilitas Industri Modal Ventura
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) industri modal ventura tercatat masih berada di level tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan rasio BOPO merupakan salah satu indikator efisiensi operasional yang dapat memengaruhi profitabilitas perusahaan modal ventura, khususnya yang bergerak di sektor Venture Capital Corporation (VCC). "Karakteristik usaha modal ventura, khususnya VCC, menyebabkan pendapatan tidak bersifat rutin. Dengan demikian, rasio BOPO perlu dilihat dengan mempertimbangkan karakteristik model bisnis dan kualitas portofolio," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026). Lebih lanjut, Agusman menyampaikan, rasio BOPO industri modal ventura berada di level 94,70% per Juni 2026. Angkanya masih terbilang tinggi karena berada di atas 90%.
TAG: