KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (
MIKA) memperkuat strategi diferensiasi layanan dengan mengembangkan layanan berkompleksitas tinggi (high-acuity) dan
center of excellence, guna meningkatkan daya saing rumah sakit dalam negeri terhadap rumah sakit luar negeri. Head of Investor Relations MIKA, Aditya Widjaja, menyampaikan bahwa fokus MIKA adalah menghadirkan layanan medis berkualitas tinggi dan berstandar internasional agar pasien memperoleh pilihan perawatan yang kompetitif di dalam negeri. “Mitra Keluarga berfokus memperkuat layanan
high-acuity dan
center of excellence agar pasien yang sebelumnya mencari perawatan ke luar negeri dapat memperoleh layanan berkualitas setara di dalam negeri,” ujar Aditya, kepada Kontan.co.id, Jumat (6/2/2025).
Baca Juga: Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) Raih Kinerja Positif hingga Kuartal III-2025 Strategi tersebut dijalankan melalui peningkatan kompetensi dokter spesialis dan subspesialis, investasi pada teknologi medis berstandar internasional, serta penguatan
clinical outcomes dan
patient experience. Ia memaparkan, salah satu fokus investasi adalah pengembangan teknologi medis canggih, termasuk pemanfaatan
robotic surgery, yang memungkinkan prosedur medis dengan tingkat presisi lebih tinggi dan efisiensi klinis yang lebih baik. Selain teknologi, MIKA juga mengembangkan berbagai layanan unggulan yang selama ini menjadi rujukan pasien ke luar negeri.
“Kami juga mengembangkan layanan unggulan seperti kardiologi, onkologi, bedah minimal invasif, neurosains, dan prosedur berbasis teknologi canggih, sehingga pasien dapat memperoleh layanan yang komprehensif, presisi tinggi, dan lebih efisien secara biaya tanpa harus keluar negeri,” lanjut Aditya. Dalam pengembangan layanan unggulan, Perseroan juga membangun tim klinis multidisiplin guna memastikan perawatan pasien berjalan lebih terintegrasi dan memberikan
outcome klinis yang optimal.
Baca Juga: Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) Optimistis Tutup Tahun 2025 dengan Hasil Positif Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasien terhadap kualitas layanan rumah sakit dalam negeri. Dari sisi bisnis, penguatan layanan
high-intensity dan
center of excellence dinilai mampu memperbaiki struktur pendapatan melalui peningkatan
case mix dan
yield per pasien. Di tengah tekanan inflasi medis dan biaya tenaga kesehatan, lanjut Aditya, strategi ini juga menjadi kunci bagi Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara kualitas layanan premium dan efisiensi biaya.
“Dengan strategi ini, kami berupaya menjaga kualitas layanan sekaligus mempertahankan profitabilitas yang sehat dan berkelanjutan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News