KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski dompet digital memberikan kemudahan kepada penggunanya, namun tak sedikit pula dari oknum yang tidak bertanggungjawab menyalahgunakan layanan dompet digital. Melihat hal tersebut, Gopay melalui Gojek memperkuat komitmen terhadap keamanan bagi pelanggan juga mitranya melalui edukasi, teknologi juga proteksi. Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, guna memperkuat keamanannya, Gojek turut berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam meningkatkan literasi digital bagi masyarakat. Ia menyebutkan, pihaknya akan berinvestasi pada pengembangan teknologi serta berbagai program proteksi, baik bagi konsumen maupun mitra. Baca Juga: Manajemen senior Gojek akan mendonasikan 25% dari gaji tahunannya untuk para mitra
“Setara dengan kedua hal tersebut, Gojek juga berinvestasi pada edukasi agar pelanggan dan mitra bisa mendapatkan manfaat paling optimal dari teknologi digital sehingga tidak dirugikan,” Jelas Kevin Selasa (31/3). Melalui kolaborasi tersebut, nantinya masyarakat, mitra juga pelanggan akan mendapat akses edukasi dalam bentuk yang mudah dipahami seperti poster, infografis, kuis di aplikasi Gojek maupun video iklan layanan masyarakat. Selain melalui edukasi Gojek juga mengimplementasikan teknologi serta menghadirkan program proteksi guna memastikan keamanan masyarakat saat menggunakan layanannya. Asal tahu saja, implementasi teknologi tersebut hadir melalui Gojek Shield yang dijalankan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan serta dioperasikan oleh tim keamanan digital yang terdiri dari data scientist, engineers juga pakar cyber security.