KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyedia layanan internet dan TV kabel, PT Link Net Tbk (LINK) secara konsisten melakukan transformasi menjadi Fiber Co. Bekerja sama dengan ZTE Corporation, Link Net telah menyelesaikan peningkatan fasilitas data center di Jakarta dan akan membangun data center baru di Surabaya. Pembangunan data center ini ditandai dengan peresmian kantor Grha LinkNet di Surabaya. Data center di Jakarta dan Surabaya merupakan hasil kolaborasi Link Net dengan ZTE, yang dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam pengembangan jaringan Fixed Broadband Fiber-To-The-Home (FTTH). President Director & CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman menyampaikan bahwa langkah ini merupakan komitmen dan upaya berkesinambungan untuk meningkatkan layanan internet dan konten video yang andal dan berkualitas tinggi.
Baca Juga: Wacana Merger Dengan Smartfren (FREN) Bangkit Lagi, Begini Kata XL Axiata (EXCL) “Dengan kehadiran dua data center di wilayah yang berbeda, kami berfokus untuk meningkatkan reliabilitas jaringan FTTH, sehingga memastikan konektivitas yang lancar dan distribusi optimal layanan internet dan konten video kepada pelanggan,” ujar Marlo, dalam siaran pers, Sabtu (30/9). Kota Surabaya merupakan pilihan strategis untuk pengembangan data center. Menurut pemaparan Marlo, langkah tersebut didasarkan pada keberadaan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan adaptif, yang didukung oleh berbagai perguruan tinggi terkemuka di kota Surabaya. Selain itu, pemerintah Kota Surabaya juga berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang sehat melalui kebijakan yang transparan, jelas, dan akomodatif. Keputusan strategis ini juga didasarkan pada kenyataan bahwa dunia usaha di Surabaya sedang mengalami pertumbuhan pesat, di mana perusahaan skala besar, menengah sampai kecil serta masyarakat umum akan menerima manfaat dari ketersediaan prasarana penunjang. Director of Engineering and Service PT ZTE Indonesia, Li Jixin menambahkan, dengan menggunakan konsep modular, kedua data center ini dapat secara efektif menghemat biaya, waktu pengerjaan, dan konsumsi energi.