KONTAN.CO.ID - JAKARTA. FTSE Russell pada 10 Februari menunda tinjauan indeks saham Indonesia yang seharusnya dilakukan pada Maret 2026. Seluruh perubahan terkait indeks, termasuk penambahan dan penghapusan saham, reklassifikasi ukuran perusahaan, serta penyesuaian jumlah saham dan bobot indeks, dibekukan sementara. Menurut analis Maybank Sekuritas Indonesia, Jeffrosenberg Chenlim dalam riset 10 Februari, langkah ini bersifat teknis dan terfokus untuk menjaga akurasi indeks, bukan karena ada masalah besar terkait daya tarik investasi Indonesia. Aktivitas pasar sehari-hari tetap berjalan normal, termasuk aksi korporasi rutin seperti merger, akuisisi, delisting, stock split, dan pembagian dividen. Reaksi pasar menunjukkan keputusan ini sudah sebagian besar diantisipasi dan bukan kejutan negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,22% menjadi 8.031,87 pada 10 Februari, menunjukkan investor sudah menyesuaikan diri terhadap risiko terkait indeks setelah tindakan MSCI sebelumnya.
Tinjauan Indeks FTSE Ditunda, Saham SMGR dan ASII Justru Melonjak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. FTSE Russell pada 10 Februari menunda tinjauan indeks saham Indonesia yang seharusnya dilakukan pada Maret 2026. Seluruh perubahan terkait indeks, termasuk penambahan dan penghapusan saham, reklassifikasi ukuran perusahaan, serta penyesuaian jumlah saham dan bobot indeks, dibekukan sementara. Menurut analis Maybank Sekuritas Indonesia, Jeffrosenberg Chenlim dalam riset 10 Februari, langkah ini bersifat teknis dan terfokus untuk menjaga akurasi indeks, bukan karena ada masalah besar terkait daya tarik investasi Indonesia. Aktivitas pasar sehari-hari tetap berjalan normal, termasuk aksi korporasi rutin seperti merger, akuisisi, delisting, stock split, dan pembagian dividen. Reaksi pasar menunjukkan keputusan ini sudah sebagian besar diantisipasi dan bukan kejutan negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,22% menjadi 8.031,87 pada 10 Februari, menunjukkan investor sudah menyesuaikan diri terhadap risiko terkait indeks setelah tindakan MSCI sebelumnya.
TAG: