JAKARTA. Masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dikeluhkan menjadi penghalang terciptanya insinyur lokal. Pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah juga belum dirasakan dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja profesional lokal. Apa lagi bahan baku yang digunakan mayoritas merupakan lisensi dari principal, sehingga tidak dibutuhkan sebuah penelitian dan pengembangan (riset and development). Kebutuhan tenaga ahli untuk perencanaan riset menjadi tidak banyak. "Sehingga tidak butuh insinyur. Sudah ada RnD dari principal, tinggal ambil," kata Anggota Tim Ahli Keinsinyuran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Faizal Safa, belum lama ini. Skema pembangunan proyek infrastruktur dengan menggunakan pinjaman luar negeri atau loan juga menjadi masalah. Pasalnya, negara-negara donor tersebut akan mensyaratkan untuk menggunakan teknologi dan tenaga kerja mereka.
TKA jadi penghalang insinyur lokal
JAKARTA. Masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dikeluhkan menjadi penghalang terciptanya insinyur lokal. Pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah juga belum dirasakan dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja profesional lokal. Apa lagi bahan baku yang digunakan mayoritas merupakan lisensi dari principal, sehingga tidak dibutuhkan sebuah penelitian dan pengembangan (riset and development). Kebutuhan tenaga ahli untuk perencanaan riset menjadi tidak banyak. "Sehingga tidak butuh insinyur. Sudah ada RnD dari principal, tinggal ambil," kata Anggota Tim Ahli Keinsinyuran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Faizal Safa, belum lama ini. Skema pembangunan proyek infrastruktur dengan menggunakan pinjaman luar negeri atau loan juga menjadi masalah. Pasalnya, negara-negara donor tersebut akan mensyaratkan untuk menggunakan teknologi dan tenaga kerja mereka.