KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peluang pemerintah menaikkan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada 2027 kisaran Rp 40 triliun sampai Rp 90 triliun dinilai berpotensi menambah tekanan terhadap defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama apabila kondisi ekonomi global masih diliputi ketidakpastian. Ekonom Bank Tabungan Negara (BTN) Myrdal Gunarto mengatakan, ruang kenaikan TKD memang terbuka, namun dampaknya terhadap fiskal perlu dicermati, khususnya dalam situasi gejolak global yang masih tinggi. “Kalau ekonominya jalannya bagus, belanja daerah efisien, belanja pusat juga efisien dan memberikan dampak positif, defisit fiskal bisa tetap terkendali. Tapi kalau kondisinya seperti sekarang dan harus ada tambahan belanja, sudah pasti defisit fiskal juga naik,” ujar Myrdal kepada Kontan, Senin (22/6/2026).
TKD 2027 Naik, Ekonom Ingatkan Risiko Defisit APBN Membengkak
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peluang pemerintah menaikkan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada 2027 kisaran Rp 40 triliun sampai Rp 90 triliun dinilai berpotensi menambah tekanan terhadap defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama apabila kondisi ekonomi global masih diliputi ketidakpastian. Ekonom Bank Tabungan Negara (BTN) Myrdal Gunarto mengatakan, ruang kenaikan TKD memang terbuka, namun dampaknya terhadap fiskal perlu dicermati, khususnya dalam situasi gejolak global yang masih tinggi. “Kalau ekonominya jalannya bagus, belanja daerah efisien, belanja pusat juga efisien dan memberikan dampak positif, defisit fiskal bisa tetap terkendali. Tapi kalau kondisinya seperti sekarang dan harus ada tambahan belanja, sudah pasti defisit fiskal juga naik,” ujar Myrdal kepada Kontan, Senin (22/6/2026).
TAG: