Token Kripto WLFI Anjlok 60% Tahun Ini, Perusahaan Trump Luncurkan Buyback



KONTAN.CO.ID - Perusahaan aset kripto yang didukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, World Liberty Financial, meluncurkan program pembelian kembali atau buyback token WLFI.

Program ini diluncurkan setelah harga token tersebut tertekan menyusul hasil pemilihan paruh waktu AS yang kurang menguntungkan bagi Partai Republik.

Mengutip Reuters, Kamis (5/11/2026), World Liberty Financial menyatakan program buyback akan didanai melalui alokasi awal yang sumbernya dapat mencakup pendapatan dari cadangan yang menopang stablecoin USD1 serta sumber pendapatan lainnya.


Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp 18.095, Dolar Taiwan dan Ringgit Tertekan

Berdasarkan data CoinMarketCap.com, harga token WLFI telah turun sekitar 10% sejak pemungutan suara pemilu paruh waktu AS. Secara kumulatif, token tersebut telah merosot lebih dari 60% sepanjang tahun ini.

World Liberty Financial menyebut program pembelian kembali tersebut bertujuan mendorong partisipasi pemegang token dalam tata kelola atau governance WLFI. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kekuatan suara para pemegang token jangka panjang.

Perusahaan menambahkan, pembelian kembali token akan menjadi bagian berkelanjutan dari strategi bisnisnya.

Baca Juga: Pasar Obligasi Menguat, Yield SUN 10 Tahun Turun ke 7,63%

World Liberty Financial didirikan pada 2024 oleh Donald Trump, tiga putranya, serta sejumlah mitra bisnis. Keluarga Trump memiliki 38% kepemilikan di perusahaan tersebut.

Keluarga Trump memperoleh pendapatan melalui penjualan maupun pemanfaatan aset kripto yang diterbitkan World Liberty Financial, yakni token tata kelola WLFI dan stablecoin USD1.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News