Tokio Marine Life Masih Membuka Peluang untuk Kembangkan Produk Unitlink



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pamor produk unitlink mulai bangkit. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total premi asuransi jiwa dari produk unitlink sebesar Rp 35,73 triliun pada semester I-2026, atau bertumbuh 10,3% secara tahunan alias Year on Year (YoY). 

Melihat tren itu, PT Tokio Marine Life Insurance masih membuka peluang untuk mengembangkan produk unitlink ke depannya.

SVP Marketing and Corporate Planning Tokio Marine Life Alexander Mahendrawan mengatakan pengembangan produk akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.


Baca Juga: OJK Masih Membahas Besaran Iuran Program Penjaminan Polis

"Selain itu, mempertimbangkan masukan dari berbagai saluran distribusi yang dimiliki," katanya kepada Kontan, Kamis (3/9/2026).

Dengan demikian, Alexander menyampaikan setiap pengembangan produk diharapkan dapat memberikan solusi yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Saat ini, Alexander mengungkapkan Tokio Marine Life memiliki lebih dari 10 produk unitlink yang ditawarkan melalui berbagai saluran pemasaran, yaitu agensi, bancassurance, dan group business.

Sampai Juni 2026, Alexander menyampaikan kontribusi premi bisnis baru dari produk unitlink terhadap total premi bisnis baru perusahaan mencapai 32%. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Tokio Marine Life mencatatkan total premi sebesar Rp 312,44 miliar per Juni 2026.

Baca Juga: Premi Industri Asuransi Umum Turun, Asei Siapkan Strategi di Semester II-2026

Dia bilang angka tersebut mencerminkan bahwa produk unitlink masih menjadi salah satu bagian dari portofolio bisnis Tokio Marine Life, di samping produk-produk tradisional yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News