Tokocrypto Siapkan Trading Futures, Target Meluncur Akhir 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tokocrypto bersiap memperluas layanan dari perdagangan spot menuju futures. Layanan tersebut nantinya memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam menerapkan berbagai strategi trading. Layanan trading futures ini ditargetkan dapat diluncurkan pada akhir tahun 2026.

SPV Product and Engineering Tokocrypto, Dematio, mengatakan permintaan terhadap fitur trading futures sebenarnya telah datang dari pengguna sejak sekitar dua tahun terakhir.

"Seiring pengalaman trading semakin bertambah untuk pengguna Tokocrypto, jadi mulai banyak yang tadinya beli, tapi makin lama pengalaman itu makin meningkat. Mereka sudah mulai nanya, ada nggak Tokocrypto bakal ada futures," kata Dematio di Senayan Jakarta, Jumat (18/9/2026).


Baca Juga: Bitcoin Munculkan Sinyal Bullish, Fisher Transform Catat Persilangan Keempat

Berbeda dengan perdagangan spot yang pada dasarnya membuat investor membeli aset dan berharap harganya meningkat, futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short. Dengan posisi short, pengguna dapat mengambil posisi dengan ekspektasi harga aset akan turun.

Dengan demikian, futures memungkinkan pengguna menerapkan strategi perdagangan baik ketika pasar bergerak naik maupun turun. Namun, instrumen tersebut juga memiliki risiko yang lebih tinggi karena menyediakan fasilitas leverage.

Karena memiliki risiko lebih tinggi, Tokocrypto berencana akan membatasi akses futures kepada pengguna yang dinilai telah memiliki pengalaman dalam melakukan trading. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan berbagai perangkat manajemen risiko untuk membantu pengguna mengelola potensi kerugian.

Dematio menekankan bahwa semakin besar potensi keuntungan dari penggunaan leverage, semakin tinggi pula risiko yang harus ditanggung pengguna. Oleh karena itu, edukasi akan menjadi bagian penting dalam peluncuran produk futures.

Terkait waktu peluncuran, Dematio menyebut Tokocrypto menargetkan futures dapat tersedia pada akhir tahun ini. "Target kita sih sebetulnya akhir tahun, tapi ini juga kita bekerja cukup dekat dengan OJK, dengan usaha kita juga untuk memenuhi semua compliance yang ada," kata Dematio.

Dari sisi produk, Tokocrypto juga menyiapkan sejumlah pembeda dibandingkan produk futures di bursa kripto lainnya. Salah satunya adalah rencana menghadirkan lebih banyak aset yang dapat diperdagangkan.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Tertekan Pekan Depan, Pasar Tunggu Keputusan BI

CEO Tokocrypto Calvin Kizana menambahkan, selain kemudahan dari sisi pilihan token yang lebih beragam, likuiditas menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan produk futures.

Menurut Calvin, Tokocrypto akan menawarkan likuiditas yang diklaim kompetitif untuk perdagangan futures di Indonesia. Ia menyebut kedalaman likuiditas menjadi salah satu keunggulan yang ingin ditawarkan kepada pengguna.

"Satu yang paling penting di futures itu adalah likuiditas. Kami akan menawarkan likuiditas yang terbaik, itu yang bisa kita sampaikan saat ini, ya mungkin bahkan yang paling baik dan paling tebal, paling dalam di Indonesia," kata Calvin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News