KONTAN.CO.ID - Tokoh oposisi Iran Reza Pahlavi pada Sabtu (28/3/2026) memperingatkan bahwa negosiasi perdamaian dengan para pemimpin Iran saat ini hanya akan menunda ancaman terhadap warga Amerika. Ia juga mengatakan akan kembali menyerukan rakyat Iran untuk turun melakukan aksi protes di jalanan. Mengutip Reuters, Pahlavi, putra mendiang shah Iran yang digulingkan dan kini hidup di pengasingan, mendapat sambutan hangat saat menyampaikan pidato dalam Conservative Political Action Conference (CPAC) di Texas, sebuah pertemuan tahunan aktivis dan anggota parlemen Partai Republik. Ia mendapat standing ovation ketika naik ke panggung, dan janjinya untuk membantu membebaskan rakyat Iran memicu tepuk tangan antusias dari kalangan konservatif dan warga Amerika keturunan Iran yang hadir. Mengutip komentar Presiden Donald Trump awal bulan ini bahwa ia melanjutkan serangan terhadap Iran karena tidak ingin menghadapi ancaman keamanan dari negara itu “setiap dua tahun sekali,” Pahlavi memperingatkan bahwa bernegosiasi dengan kepemimpinan Iran saat ini berarti justru melakukan hal tersebut.
Tokoh Oposisi Reza Pahlavi: Jangan Buat Kesepakatan dengan Pemimpin Iran Saat Ini
KONTAN.CO.ID - Tokoh oposisi Iran Reza Pahlavi pada Sabtu (28/3/2026) memperingatkan bahwa negosiasi perdamaian dengan para pemimpin Iran saat ini hanya akan menunda ancaman terhadap warga Amerika. Ia juga mengatakan akan kembali menyerukan rakyat Iran untuk turun melakukan aksi protes di jalanan. Mengutip Reuters, Pahlavi, putra mendiang shah Iran yang digulingkan dan kini hidup di pengasingan, mendapat sambutan hangat saat menyampaikan pidato dalam Conservative Political Action Conference (CPAC) di Texas, sebuah pertemuan tahunan aktivis dan anggota parlemen Partai Republik. Ia mendapat standing ovation ketika naik ke panggung, dan janjinya untuk membantu membebaskan rakyat Iran memicu tepuk tangan antusias dari kalangan konservatif dan warga Amerika keturunan Iran yang hadir. Mengutip komentar Presiden Donald Trump awal bulan ini bahwa ia melanjutkan serangan terhadap Iran karena tidak ingin menghadapi ancaman keamanan dari negara itu “setiap dua tahun sekali,” Pahlavi memperingatkan bahwa bernegosiasi dengan kepemimpinan Iran saat ini berarti justru melakukan hal tersebut.
TAG: