JAKARTA. Maraknya peredaran perangkat lunak (software) bajakan membuat produsen lokal berpotensi kehilangan pendapatan. Karenanya, produsen dan Business Software Alliance (BSA) gencar memberantas pembajakan. Juru Bicara BSA Donny A Sheyoputra menegaskan, jika langkah pemberantasan pembajakan tak mereka lakukan, kesempatan pendapatan industri software lokal senilai US$ 1,8 miliar bisa hilang begitu saja. "Untuk itu, industri software lokal harus bekerjasama dengan pemerintah untuk memberantas pembajakan," tegasnya, Kamis (12/2). Donny juga menyatakan bahwa maraknya pembajakan bisa menyebabkan perkembangan industri software terhambat. Oleh sebab itu, kini BSA berencana mengirimkan surat kepada 20.000 perusahaan agar tak menggunakan software. Seiring itu, mereka juga akan menawarkan produk lokal dengan diskon 20%.
Tolak Pembajakan, Angkat Produk Lokal
JAKARTA. Maraknya peredaran perangkat lunak (software) bajakan membuat produsen lokal berpotensi kehilangan pendapatan. Karenanya, produsen dan Business Software Alliance (BSA) gencar memberantas pembajakan. Juru Bicara BSA Donny A Sheyoputra menegaskan, jika langkah pemberantasan pembajakan tak mereka lakukan, kesempatan pendapatan industri software lokal senilai US$ 1,8 miliar bisa hilang begitu saja. "Untuk itu, industri software lokal harus bekerjasama dengan pemerintah untuk memberantas pembajakan," tegasnya, Kamis (12/2). Donny juga menyatakan bahwa maraknya pembajakan bisa menyebabkan perkembangan industri software terhambat. Oleh sebab itu, kini BSA berencana mengirimkan surat kepada 20.000 perusahaan agar tak menggunakan software. Seiring itu, mereka juga akan menawarkan produk lokal dengan diskon 20%.