KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan total penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) dari pemerintah mencapai Rp 68 triliun per Maret 2026. Untuk diketahui, saat penempatan dana SAL pertama pada September 2025 lalu, BNI mendapatkan jatah sebesar Rp 55 triliun. Artinya, saat dana SAL kembali diguyur pemerintah pada pertengahan Maret 2026 lalu, BNI kedapatan kisaran Rp 13 triliun dana tambahan. Direktur Keuangan BNI Paolo Kartadjoemena menjelaskan, total dana tersebut menjadi salah satu motor utama pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank.
Total Dana SAL Capai Rp 68 Triliun, DPK BNI Terdorong Naik 34,3% di Kuartal I
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan total penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) dari pemerintah mencapai Rp 68 triliun per Maret 2026. Untuk diketahui, saat penempatan dana SAL pertama pada September 2025 lalu, BNI mendapatkan jatah sebesar Rp 55 triliun. Artinya, saat dana SAL kembali diguyur pemerintah pada pertengahan Maret 2026 lalu, BNI kedapatan kisaran Rp 13 triliun dana tambahan. Direktur Keuangan BNI Paolo Kartadjoemena menjelaskan, total dana tersebut menjadi salah satu motor utama pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank.
TAG: