KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital, termasuk dalam penyaluran kredit melalui aplikasi Livin' by Mandiri. Sepanjang 2025, total digital loan booking Bank Mandiri melalui Livin’ tercatat tumbuh sekitar 7% secara tahunan. SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri, Yanto Masyap menyebutkan, pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan jumlah pengguna aktif aplikasi serta semakin lengkapnya fitur pembiayaan yang tersedia.
"Aplikasi Livin’ kini tidak hanya digunakan untuk transaksi harian, tetapi juga menjadi kanal utama bagi nasabah untuk mengajukan pembiayaan, mulai dari kebutuhan konsumtif hingga pembiayaan aset seperti kendaraan dan properti," jelas Yanto kepada kontan.co.id, Selasa (3/3). Beberapa produk bahkan mencatatkan lonjakan signifikan. Fitur Power Cash atau cash advance meningkat sekitar 1,2 kali secara tahunan. Sementara itu, lebih dari 80% transaksi konversi cicilan kartu kredit kini dilakukan langsung melalui Livin’.
Baca Juga: Sejumlah Perbankan Makin Selektif Salurkan Pembiayaan Sektor Batubara Untuk pembiayaan berbasis ekosistem, fitur Livin’ Auto mencatatkan peningkatan penyaluran hingga sekitar 160 kali lipat pada semester II dibandingkan semester I 2025. Adapun fitur Livin’ KPR juga tumbuh sekitar tujuh kali lipat pada periode yang sama. Melalui Livin’, Bank Mandiri menyediakan beragam solusi pembiayaan yang dapat diakses secara digital oleh nasabah. Beberapa produk yang dapat dibooking melalui aplikasi antara lain fasilitas Power Cash atau cash advance, konversi cicilan kartu kredit dengan tenor fleksibel 2 hingga 36 bulan, serta Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) yang memanfaatkan ekosistem payroll Bank Mandiri. Selain itu, nasabah juga dapat mengajukan pembiayaan kendaraan melalui fitur Livin’ Auto yang terintegrasi dengan berbagai dealer otomotif. Nasabah bahkan dapat memantau proses pengajuan hingga tahap pengiriman kendaraan melalui aplikasi. Untuk kebutuhan properti, Livin’ juga menyediakan fitur Livin’ KPR yang bekerja sama dengan lebih dari 600 proyek perumahan di Indonesia, mulai dari rumah, apartemen hingga ruko. Bank Mandiri juga menyediakan Kredit Agunan Deposito (KAD) yang dapat diajukan secara praktis melalui aplikasi. Ke depan, Yanto memproyeksikan penggunaan fitur pembiayaan di Livin’ akan terus meningkat seiring semakin tingginya adopsi layanan perbankan digital oleh masyarakat. Dengan semakin lengkapnya pilihan pembiayaan, perseroan optimistis pemanfaatan layanan kredit digital akan terus bertumbuh. Pada tahun ini, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan booking kredit melalui Livin’, baik dari sisi volume transaksi maupun jumlah nasabah, sehingga kontribusinya terhadap penyaluran kredit ritel perseroan semakin meningkat.
Baca Juga: Mewaspadai Efek Ketegangan Geopolitik Global Terhadap Industri Perbankan Untuk mendorong hal tersebut, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan pembiayaan yang lebih lengkap, cepat, dan mudah diakses. Proses pengajuan kredit juga dibuat semakin sederhana, bahkan untuk sejumlah produk persetujuan kredit dapat diperoleh pada hari yang sama atau same day approval. Selain itu, Bank Mandiri juga memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis, mulai dari dealer otomotif hingga pengembang properti, guna memberikan lebih banyak pilihan solusi pembiayaan yang dapat diakses nasabah melalui satu aplikasi. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News