Total WNI positif virus corona (Covid-19) di luar negeri mencapai 302 orang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi 16 kasus baru warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang positif Covid-19 hingga Rabu (8/4/2020). Melalui keterangan yang dibagikan melalui akun Twitter Kemenlu, India menjadi negara dengan kasus baru terbanyak dengan sembilan kasus. 

Saat ini, tercatat ada 23 kasus WNI positif Covid-19 di India. Sepuluh di antaranya telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 13 orang lainnya masih menjalani perawatan dan dalam keadaan stabil. 

Baca Juga: Kritik Xi Jinping soal penanganan corona, miliarder China ditahan aparat


Selanjutnya, Pakistan menjadi negara dengan penambahan terbanyak kedua yaitu empat kasus. Total, ada 16 WNI di Pakistan yang dinyatakan positif Covid-19 dan dalam kondisi stabil. Tiga kasus lainnya masing-masing tersebar di tiga negara yaitu Arab Saudi, Inggris dan Singapura. 

Secara rinci, terdapat tujuh WNI di Saudi yang masih menjalani perawatan. Adapun di Inggris, total ada lima WNI yang dinyatakan positif. Satu di antaranya telah dinyatakan meninggal dunia, dan empat lainnya masih menjalani perawatan. 

Baca Juga: Hadapi corona, Menlu Retno usulkan adanya protokol lalu lintas manusia antarnegara

Sementara di Singapura, terdapat 41 WNI yang dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, tujuh orang telah dinyatakan sembuh, 31 orang stabil, dan 1 orang tengah menjalani perawatan khusus. Adapun dua orang lainnya sebelumnya telah dinyatakan meninggal dunia. Dari perkembangan yang ada, belum ada penambahan jumlah kasus WNI sembuh maupun meninggal dunia dalam kurun 24 jam terakhir. 

Saat ini, WNI yang dinyatakan sembuh di luar negeri mencapai 37 orang dan yang meninggal dunia sebanyak delapan orang. Dengan penambahan 16 kasus baru tersebut, kini total WNI positif Covid-19 di luar negeri mencapai 302 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 16 Orang, Total 302"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .