TotalEnergies Kantongi Izin Eksplorasi Baru Lepas Pantai Lebanon



KONTAN.CO.ID - Perusahaan energi asal Prancis, TotalEnergies, memperoleh izin pemerintah Lebanon untuk melakukan eksplorasi baru di wilayah lepas pantai negara tersebut. Izin eksplorasi ini diumumkan perusahaan pada Jumat (9/1/2026).

TotalEnergies, yang memegang 35% saham sekaligus bertindak sebagai operator dalam izin tersebut, akan memulai survei seismik 3D di Blok 8 bersama mitranya, yakni Eni dengan kepemilikan 35% dan QatarEnergy sebesar 30%.

Baca Juga: Iran Blokir Internet Redam Protes, Khamenei Tuding Trump Dalangnya


Perusahaan mulai membidik potensi gas alam di Lebanon sejak akhir 2022, menyusul kesepakatan penting penetapan batas maritim antara Lebanon dan Israel di kawasan Laut Mediterania.

Namun, kampanye eksplorasi awal di blok yang berdekatan sebelumnya belum membuahkan hasil yang memuaskan.

“Meski pengeboran sumur Qana 31/1 di Blok 9 tidak memberikan hasil positif, kami tetap berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan eksplorasi di Lebanon,” ujar CEO TotalEnergies Patrick Pouyanne dalam pernyataannya.

Pada tahap awal, kegiatan di Blok 8 akan difokuskan pada survei potensi eksplorasi di area seluas sekitar 1.200 kilometer persegi atau setara 463 mil persegi.

Baca Juga: TikTok Resmi Jadi Mitra Konten Video Piala Dunia 2026 FIFA

Langkah ini menegaskan komitmen TotalEnergies dan mitranya dalam menjajaki potensi sumber daya energi Lebanon, yang dinilai strategis di kawasan Mediterania Timur.

Selanjutnya: Iran Blokir Internet Redam Protes, Khamenei Tuding Trump Dalangnya

Menarik Dibaca: Promo Guardian Super Hemat 8-21 Januari 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Rexona Spray