TotalEnergies Pacu Investasi Gas di Nigeria Lewat Ladang Ima



KONTAN.CO.ID - PARIS. TotalEnergies bersama mitranya dari Nigeria AMNI, memperkuat bisnis gas di Nigeria. Perusahaan energi asal Prancis tersebut telah mengambil keputusan investasi final untuk mengembangkan ladang gas lepas pantai Ima yang akan memasok kebutuhan gas fasilitas pencairan gas alam cair (LNG) milik Nigeria LNG.

Laporan Reuters (23/9), ladang gas Ima ditargetkan mulai berproduksi pada 2028. Produksinya diperkirakan mencapai level puncak 350 juta kaki kubik gas per hari atau setara lebih dari 60.000 barel setara minyak per hari.

Proyek ini menjadi bagian penting dari strategi TotalEnergies mengembangkan bisnis gas terintegrasi di Nigeria. Perusahaan berupaya menambah pasokan gas berbiaya rendah untuk mendukung kebutuhan industri LNG negara tersebut.


Ladang Ima berada di wilayah konsesi OML 112 dan OML 117, di sekitar Pulau Bonny. Gas yang dihasilkan akan dialirkan melalui jaringan pipa menuju fasilitas Nigeria LNG.

TotalEnergies memperkirakan pasokan dari ladang tersebut dapat memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan gas untuk ekspansi Train 7 milik Nigeria LNG.

Ekspansi Train 7 sendiri akan meningkatkan kapasitas pencairan gas Nigeria LNG menjadi 30 juta ton per tahun. Kapasitas tersebut naik dari posisi saat ini yang mencapai 22 juta ton per tahun.

Baca Juga: Keluarga Persson Borong Saham, H&M Menuju Go Private

Dengan tambahan kapasitas tersebut, pengembangan Ima memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan bahan baku gas bagi fasilitas LNG Nigeria.

Bagi TotalEnergies, keputusan investasi final ini juga mempertegas kelanjutan strategi perusahaan di sektor gas Nigeria. Pengembangan sumber daya dengan biaya produksi relatif rendah menjadi salah satu fokus untuk menjaga daya saing portofolio gas perusahaan.

Nigeria selama ini merupakan salah satu negara penghasil gas besar di Afrika. Pengembangan infrastruktur LNG menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemanfaatan cadangan gas sekaligus memperkuat ekspor energi.

Masuknya proyek Ima ke tahap pengembangan juga menunjukkan berlanjutnya investasi perusahaan energi global di sektor gas Nigeria. Proyek tersebut diharapkan mulai memberikan tambahan pasokan ketika produksi komersial berjalan pada 2028.

Baca Juga: Saham China & Hong Kong Turun, Ekspektasi Investor Atas Pertemuan Trump-Xi Berkurang