Tower perkantoran Ciputra World rampung



JAKARTA. Superblok Ciputra World Jakarta menunjukkan progres pembangunan yang signifikan sejak sempat terhenti akibat krisis tahun 2009 silam.

Proyek yang menempati lahan seluas 5,5 hektare (ha) di segitiga emas Kuningan, Jakarta Selatan ini sudah mencapai tahap akhir pembangunan. PT Ciputra Property Tbk selaku pengembang Ciputra World Jakarta baru saja melakukan topping off tower pertamanya di superblok tersebut, yakni perkantoran Ciputra World Office.

Perkantoran dengan area yang bisa disewakan seluas 63.000 meter persegi (m2) ini diharapkan bisa ditempati bulan Desember tahun ini. "Saat ini tingkat okupansi sudah 35%," ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan Ciputra Property Artadinata Djangkar usai topping off Ciputra World Office di Jakarta, Selasa (24/4).


Anchor tenant perkantoran ini adalah bank asal Singapura, DBS yang menyewa 30% area. Tarif sewa Ciputra World Office saat ini dipatok Rp 210.000 per m2 per bulan, termasuk service charge.

Artadinata yakin tarif sewanya akan terus menanjak. "Pasar perkantoran, terutama grade A sedang bagus dengan kenaikan 8% per kuartal dan 32% per tahun," ujarnya. Setelah perkantoran ini, proyek selanjutnya yang siap beroperasi di Ciputra World Jakarta adalah pusat perbelanjaan, yakni diharapkan bisa selesai akhir tahun ini.

Pusat perbelanjaan seluas 130.000 m2 tersebut bisa menampung sekitar 200 gerai, ditambah 100 restoran dan kafe. Artadinata mengklaim saat ini seluruh ruang sudah habis tersewa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri