KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (
TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp 300 miliar. Aksi korporasi ini akan menggunakan dana internal perusahaan dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan modal kerja, serta ketersediaan sumber pendanaan.
Corporate Secretary TOWR, Monalisa Irawan, menyampaikan bahwa langkah buyback ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di masa mendatang sekaligus memberikan fleksibilitas bagi perseroan untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien. "Untuk buyback saham, perkiraan jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh perseroan adalah 0,97% dari modal ditempatkan dan disetor atau setara 576.000.000 lembar saham," kata Monalisa di keterbukaan informasi, Senin (2/2/2026).
Baca Juga: Laba Sarana Menara Nusantara Tumbuh 4,50%, Simak Rekomendasi Saham TOWR Pelaksanaan pembelian kembali saham akan berlangsung dalam jangka waktu paling lama tiga bulan sejak keterbukaan informasi ini disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode buyback dimulai pada 2 Februari 2026 hingga 1 Mei 2026, dengan kemungkinan penghentian lebih awal sesuai kebijakan perseroan. "Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan rencana pembelian kembali saham tidak memberikan dampak yang material terhadap pendapatan, kegiatan usaha, dan kinerja keuangan perseroan," ujarnya.
TOWR juga menyatakan dapat mengakhiri periode buyback sebelum batas waktu yang ditetapkan apabila biaya pembelian kembali dan/atau target jumlah nilai nominal saham yang akan dibeli telah tercapai, atau berdasarkan pertimbangan lain dari manajemen, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah buyback ini menjadi salah satu strategi manajemen TOWR dalam menjaga kepercayaan investor serta mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham di tengah dinamika pasar modal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News