Toyota Siapkan US$6,4 Miliar per Tahun untuk Otomatisasi Pabrik Mulai 2028



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Toyota Motor memperkirakan kebutuhan investasi hingga 1 triliun yen atau sekitar US$6,4 miliar per tahun mulai 2028 untuk memodernisasi pabrik-pabriknya. Produsen otomotif terbesar di dunia tersebut tengah mempercepat penggunaan otomatisasi dan robotika untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Langkah Toyota mencerminkan tren yang semakin berkembang di industri otomotif global. Sejumlah produsen mobil mulai mengandalkan teknologi robotika untuk menekan biaya, mengatasi infrastruktur pabrik yang menua, sekaligus menghadapi persoalan kekurangan tenaga kerja.

Investasi hingga 1 triliun yen per tahun tersebut mencakup Toyota, perusahaan-perusahaan dalam grup, serta pemasok utama. Toyota menyampaikan kepada para investor bahwa sekitar 400.000 robot akan dibutuhkan untuk mendorong otomatisasi pabrik di perusahaan-perusahaan tersebut.


Namun, Toyota belum memastikan apakah investasi tersebut akan benar-benar dilakukan dengan nilai tersebut atau berapa lama investasi itu akan berlangsung. Jumlah 400.000 robot tersebut mencakup penggantian mesin yang sudah ada maupun pemasangan robot baru.

Baca Juga: Novo Nordisk Rebranding Jadi Novo, Perkuat Strategi Bisnis dan Daya Saing

Robot yang dimaksud juga mencakup robot humanoid maupun robot non-humanoid. Penggunaan teknologi tersebut menjadi bagian dari rencana Toyota untuk meningkatkan otomatisasi di lingkungan manufaktur.

Potensi investasi tersebut dibahas Toyota bersama investor pada awal September 2026. Rencana itu mencakup otomatisasi pabrik melalui penggunaan robot industri, sistem logistik otomatis, serta pengembangan kolaborasi antara manusia dan robot di area produksi pada masa mendatang.

Analis Bernstein menilai peningkatan fokus Toyota terhadap robotika dapat membuka peluang pertumbuhan perusahaan di luar bisnis otomotif. Menurut mereka, perkembangan tersebut berpotensi meningkatkan apresiasi investor terhadap prospek bisnis Toyota di sektor robotika.

"Kami memperkirakan pengumuman terkait robotika akan semakin sering dilakukan ke depannya seiring Toyota mempercepat upaya robotikanya," tulis analis Bernstein dalam catatan kepada investor pada Jumat.

Baca Juga: Uni Eropa Salurkan €3,3 Miliar kepada Ukraina untuk Pengadaan Rudal dan Drone

Produsen Otomotif Mulai Andalkan Robot Humanoid

Toyota bukan satu-satunya produsen otomotif global yang meningkatkan pemanfaatan robot dalam proses manufaktur. Sejumlah perusahaan juga mulai mengembangkan penggunaan robot humanoid untuk mendukung kegiatan produksi.

Hyundai Motor, yang memiliki perusahaan pembuat robot humanoid Boston Dynamics, sebelumnya menyatakan berencana menggunakan robot humanoid di pabriknya di Georgia, Amerika Serikat, mulai 2028.