KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendesak percepatan penyelesaian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung, Bali. Langkah ini diperlukan untuk menghentikan kebocoran air lindi yang mengancam ekosistem mangrove di sekitar tempat pembuangan sampah tersebut. Wakil Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Wakil Kepala BPLH Diaz Hendropriyono mengatakan, kebocoran air lindi masih ditemukan saat dirinya meninjau TPA Suwung pada Kamis (22/10). Padahal, pengelola menyatakan telah melakukan upaya pemulihan lingkungan melalui penanaman kembali mangrove. “Hari ini kita meninjau TPA Suwung, kami apresiasi karena TPA ini sudah melakukan upaya untuk pemulihan dan menanam kembali mangrove, tapi kelihatan masih ada air lindi yang bocor, jadi mohon IPAL-nya segera diselesaikan ya, ini air lindinya banyak banget,” kata Diaz dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10).
TPA Suwung Terancam Penuh dalam 3 Bulan, KLH Desak Pengolahan Air Lindi Dipercepat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendesak percepatan penyelesaian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung, Bali. Langkah ini diperlukan untuk menghentikan kebocoran air lindi yang mengancam ekosistem mangrove di sekitar tempat pembuangan sampah tersebut. Wakil Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Wakil Kepala BPLH Diaz Hendropriyono mengatakan, kebocoran air lindi masih ditemukan saat dirinya meninjau TPA Suwung pada Kamis (22/10). Padahal, pengelola menyatakan telah melakukan upaya pemulihan lingkungan melalui penanaman kembali mangrove. “Hari ini kita meninjau TPA Suwung, kami apresiasi karena TPA ini sudah melakukan upaya untuk pemulihan dan menanam kembali mangrove, tapi kelihatan masih ada air lindi yang bocor, jadi mohon IPAL-nya segera diselesaikan ya, ini air lindinya banyak banget,” kata Diaz dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10).