Tracon Industri Perkuat Bisnis Berkelanjutan Lewat Pemberdayaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tracon Industri terus berkomitmen mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dalam operasionalnya. Oleh karena itu, perusahaan aktif melakukan program pemberdayaan masyarakat dan menyerap tenaga kerja lokal.

Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja teknis, tetapi juga kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Melalui optimalisasi penyerapan tenaga kerja, peningkatan kapabilitas SDM, serta penguatan program kesejahteraan sosial berbasis ESG dan SDGs, kami berkomitmen menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di seluruh area bisnis dan operasional,” ujar Badri dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).


Badri bilang, Tracon konsisten menjalankan program pemberdayaan masyarakat sejak 2016. Hingga kini, perusahaan mencatatkan penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 85% di 13 proyek strategis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Baca Juga: Tracon Industri Gelontorkan Rp 7,7 Miliar Perluas Warehouse & Workshop di Subang

Proyek tersebut mencakup kerja sama dengan mitra global dan nasional, antara lain BP melalui Proyek BP Tangguh dan BP Berau; Pertamina Group, termasuk Pertamina Regional 1, PEP Zona 4, PHSS, Subang Field, Jambi Field, Musi Timur,  serta Jadestone Energy di Akatara Field. 

Badri menyebut penyerapan tenaga kerja lokal mencakup berbagai jenjang posisi, mulai dari supporting, staff, technician, operator, hingga supervisor.  Selain membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah, langkah ini juga mendorong transfer pengetahuan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal.

Di internal perusahaan, PT Tracon Industri memperkuat kapabilitas SDM melalui program Sharing Session lintas divisi dan unit kerja guna membangun budaya organisasi pembelajar. Sepanjang 2025, program ini menghasilkan 1.486 man-hours melalui 17 sesi dengan enam topik strategis, meliputi teknis, kepemimpinan, inovasi, tata kelola, dan keberlanjutan. 

PT Tracon Industri juga  mengintegrasikan program TJSL dengan SDGs melalui berbagai inisiatif di bidang ketahanan pangan, kesehatan, perlindungan sosial, dan lingkungan. Program tersebut mencakup penyaluran paket sembako bersubsidi, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, Annual Medical Check-Up bagi karyawan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta penyediaan fasilitas filtrasi air bersih.

Baca Juga: Mou Hilirisasi Indonesia-Swiss: Pemberdayaan SDA, Teknologi dan Pendanaan

Seluruh inisiatif dirancang secara terstruktur untuk memberikan dampak jangka panjang, sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis, hubungan dengan masyarakat, dan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan yang inklusif.

“Integrasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bukan sekadar pemenuhan kewajiban sosial, melainkan bagian dari strategi perusahaan yang dirancang secara terukur untuk mendukung keberlanjutan bisnis, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata dalam jangka panjang,” kata SVP Corporate Secretary & Strategy PT Tracon Industri, Lutfi Aditya Rahman

Atas berbagai program TJSL yang dijalankannya,  PT Tracon Industri sukses meraih The Most Brilliant in Community Empowerment (predikat gold) dan The Most Brilliant in Environmental Sustainability (predikat silver) dalam ajang Indonesia Brilliance CSR Awards 2026. 

Selain itu, SVP Corporate Secretary & Strategy PT Tracon Industri, Lutfi Aditya Rahman, meraih predikat The Most Brilliant Senior Executive in CSR Execution. Ketiga pengakuan itu diraih atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan program TJSL yang mendorong pemberdayaan, kemandirian, keberlanjutan, serta kesejahteraan masyarakat, 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News