JAKARTA. Langkah PT Trans Bumi Serbaraja membangun jalan Tol Serpong-Balaraja bakal kian mulus. Jumat (16/12) kemarin, mereka meneken perjanjian kredit dari sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 4,3 triliun. Tenor pinjaman selama 15 tahun. Dalam tiga tahun pertama, kreditur membebaskan Trans Bumi dari angsuran pokok pinjaman. "Baru nanti setelah beroperasi, pendapatan tol ini akan digunakan untuk bayar pokok pinjaman dan sebagainya," terang Krist Ade Sudiyono, Presiden Direktur PT Trans Bumi Serbaraja kepada KONTAN, Jumat (16/12). Asal tahu, utang sindikasi tersebut setara 70% kebutuhan biaya pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja. Trans Bumi akan mencukupi 30% atau Rp 1,9 triliun sisa kebutuhan dana dari setoran masing-masing perusahaan yang membentuknya.
Trans Bumi dapat pinjaman Rp 4,3 triliun
JAKARTA. Langkah PT Trans Bumi Serbaraja membangun jalan Tol Serpong-Balaraja bakal kian mulus. Jumat (16/12) kemarin, mereka meneken perjanjian kredit dari sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 4,3 triliun. Tenor pinjaman selama 15 tahun. Dalam tiga tahun pertama, kreditur membebaskan Trans Bumi dari angsuran pokok pinjaman. "Baru nanti setelah beroperasi, pendapatan tol ini akan digunakan untuk bayar pokok pinjaman dan sebagainya," terang Krist Ade Sudiyono, Presiden Direktur PT Trans Bumi Serbaraja kepada KONTAN, Jumat (16/12). Asal tahu, utang sindikasi tersebut setara 70% kebutuhan biaya pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja. Trans Bumi akan mencukupi 30% atau Rp 1,9 triliun sisa kebutuhan dana dari setoran masing-masing perusahaan yang membentuknya.