Transaksi bakal sepi selama bulan puasa, IHSG masih belum bertenaga pada bulan depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak awal tahun, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih negatif. IHSG masih minus 28,63% sejak awal tahun atau secara year-to-date (ytd). Meski demikian, dalam sebulan perdagangan IHSG telah menguat 3,62%.

Presiden Direktur CSA Institute Aria Santoso menilai, pergerakan IHSG pada bulan depan masih kurang bertenaga. Sebab, pada Mei nanti diperkirakan akan ada penurunan volume transaksi sebagaimana siklus tahunan selama bulan puasa.

Adapun faktor khusus yang menyebabkan penurunan volume transaksi biasanya karena aktivitas para pelaku pasar tidak seagresif di luar masa bulan puasa. “Konsolidasi akan terjadi dengan penguatan terbatas sampai pertengahan bulan,” ujar Aria kepada Kontan.co.id, Minggu (26/4).


Baca Juga: Menerka peluang terjadinya sell in may di pasar saham pada bulan depan

Aria menilai, pembagian dividen yang tertunda masih akan menjadi sentimen yang dinantikan para investor. Untuk diketahui, beberapa emiten memutuskan menunda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Alhasil, keputusan untuk membagi dividen juga tertunda.

Salah satu emiten yang menunda RUPST adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Awalnya emiten pelat merah ini menjadwalkan menggelar RUPST pada 30 Maret 2020. Namun, pada keterbukaan informasi disampaikan bahwa PTBA akan menunda RUPST hingga 6 Mei 2020.

Meski demikian, emiten pertambangan batubara ini akan tetap membagikan dividen untuk tahun buku 2019 setidaknya dengan rasio sebesar 75%.

Senada, Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai penundaan pembagian dividen akan menjadi sentimen yang dinantikan pasar.

“Penundaan dividen bisa menjadi faktor penyebab terjadinya rebound pada IHSG. Karena pelaku pasar juga akan mengincar dividen,” ujar William kepada Kontan.co.id.

William menjual, aksi jual masih akan melanda IHSG pada Mei 2020. Hal ini dilandasi menguatnya IHSG sepanjang April ini, yang menjadi momentum yang pas bagi pelaku pasar untuk melakukan profit taking.

Proyeksi William, IHSG akan berada di rentang 4.363 – 4.811 di bulan Mei nanti. Sedangkan prediksi Aria, dalam skenario pesimistis, rentang pelemahan IHSG bisa menyentuh level 4.255.

“Sementara penguatan dalam skenario optimistis, IHSG bisa ke level 4.900,” imbuh Aria.

Baca Juga: IHSG mencatat kinerja terburuk di ASEAN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat