Transaksi BI-Fast CIMB Niaga Semakin Meningkat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk terus mencatatkan peningkatan transaksi BI-Fast sejak diimplementasikan Desember 2021 hingga Agustus 2022. Peningkatan tidak hanya terjadi pada pengiriman  dana tetapi juga dari penerimaaan dana.

Hal itu disampaikan Tjioe Mei Tjuen, Direktur Operations & IT CIMB Niaga. Ia mengatakan, pihaknya optimistis transaksi outgoing dan incoming BI-Fast akan terus meningkat hingga akhir tahun.

"Kami optimistis karena CIMB Niaga melalui BI-Fast bisa membantu nasabah untuk terus meningkatkan transaksi dengan biaya yang rendah, sehingga nasabah diharapkan dapat menjadikan CIMB Niaga sebagai bank pilihan utamanya," katanya pada Kontan.co.id, Rabu (31/8).


Baca Juga: Unit Usaha Syariah CIMB Niaga Bukukan Kinerja Positif pada Semester I 2022

Dengan kemudahan transaksi itu, lanjutnya, maka dana murah atau current account saving account (CASA) perseroan akan semakin meningkat ke depan.

Jika rasio CASA semakin tinggi maka dampaknya ke kinerja perseroan ke depan akan semakin positif karena biaya dana akan semakin bisa ditekan.

Mei menambahkan, ayanan BI-Fast semakin mempermudah nasabah dalam bertransaksi untuk keperluan sehari-hari. Hal ini juga menjadi pendorong bagi nasabah untuk terus bertransaksi dan menggunakan produk/layanan lainnya di CIMB Niaga melalui kanal-kanal elektronik.

Dengan begitu, perseroan berharap pendapatan fee yang diperoleh dari transaksi. BI-Fast itu akan meningkat sehingga pada akhirnya akan munutupi biaya investasi implementasi platform BI-Fast.

Hanya saja, Mei tidak merinci berapa total transaksi BI-Fast yang sudah dilayani CIMB Niaga hingga Agustus 2022 ini.

Baca Juga: Promo Informa x CIMB Niaga Spesial Kemerdekaan, Diskon 50% untuk Aneka Furnitur!

Seperti diketahui, tarif transfer BI-Fast saat ini dikenakan sebesar maksimal Rp 2.500. Bank Indonesia (BI) membebankan biaya kepada peserta sebesar Rp 19, sedangkan sisanya Rp 2.481 akan menjadi pendapatan bank sebagai issuer/pengirim jika banknya melakukan investasi sendiri.

Saat ini ada tiga altenatif yang diberikan BI bagi bank yang akan menjadi peserta BI-Fast, yakni investasi infrastruktur sendiri, sharing infrastruktur fisik, dan sharing multitenancy dengan pihak ketiga. Tahun depan, BI akan menambah satu altenatif lain yakni dengan koneksi API Gateaway.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto