Transaksi BSI International Expo 2026 Ditargetkan Rp 4 Triliun, Dorong Produk Lokal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan transaksi dalam gelaran BSI International Expo 2026 mencapai Rp 4 triliun, naik dua kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu yang sekitar Rp 2 triliun.

Tahun ini, BSI akan lebih memprioritaskan transaksi di pasar domestik agar dampak ekonomi pameran dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, fokus tersebut menjadi salah satu perubahan konsep BSI International Expo tahun ini. Jika sebelumnya pameran turut mengandalkan business matching dengan mitra luar negeri, kali ini BSI ingin memperbesar porsi transaksi langsung di dalam negeri.


Baca Juga: Unitlink Saham Berbasis Valuta Asing Cetak Return 4,18% per September 2026

Menurut Anggoro, business matching tetap memiliki manfaat, terutama untuk membuka peluang ekspor. Namun, transaksi ekspor melalui skema tersebut cenderung terkonsentrasi pada sejumlah perusahaan yang mampu memenuhi persyaratan pembeli internasional.

"Tahun ini kita akan banyak fokuskan pada transaksi di lokal. Karena transaksi di lokal itu langsung terasa dampaknya. Dan UMKM yang hadir di situ rata-rata dapatnya," ujarnya saat konferensi pers BSI International Expo 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, transaksi melalui business matching luar negeri memiliki persyaratan yang relatif ketat, mulai dari kapasitas produksi hingga kepastian pengiriman barang. Kondisi tersebut membuat tidak semua UMKM bisa langsung memanfaatkan peluang ekspor.

Karena itu, BSI ingin memperluas manfaat pameran dengan melibatkan lebih banyak UMKM dan mendorong transaksi langsung dari konsumen domestik.

"Tahun ini kita targetkan Rp 4 triliun. Dua kali lipat dari tahun lalu. Buat kami yang terpenting adalah transaksinya itu mengarah ke UMKM," kata Anggoro.

Pada BSI International Expo 2026, BSI akan menghadirkan 426 tenant dari berbagai sektor industri halal, mulai dari fesyen, kuliner, kecantikan, wisata halal, properti, emas, hingga otomotif. Para pelaku usaha yang mengikuti pameran juga telah melalui proses kurasi, terutama untuk memilih produk yang diminati generasi muda.

Anggoro berharap, pameran ini dapat memperkenalkan lebih banyak merek lokal kepada konsumen, khususnya Gen Z, sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk mendapatkan nasabah dan pelanggan baru.

Menurut dia, daya beli masyarakat terhadap produk tertentu masih tersedia. Tantangannya adalah mendorong konsumen membelanjakan uangnya untuk produk lokal sehingga perputaran ekonomi dapat lebih banyak dinikmati pelaku usaha dalam negeri.

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Baru Rencana Bisnis Bank, Ini Poin Pentingnya

"Yang ingin kita pastikan daya belinya itu uangnya tidak lari keluar negeri. Kita ingin memastikan produk yang dibeli itu benar-benar produk lokal," ujarnya.

BSI International Expo 2026 mengusung tema Buy Local, Go Global dan akan digelar pada 23–25 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Selain pameran produk, acara ini juga menghadirkan Business Hub yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan pembeli melalui skema business-to-consumer (B2C) dan business-to-business (B2B).

Meski lebih menitikberatkan transaksi domestik, BSI tetap membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring usaha dan menjajaki pasar internasional.

Anggoro optimistis target transaksi tahun ini dapat tercapai. Ia menyebut sejumlah kegiatan pra-acara atau pre-event BSI International Expo telah menunjukkan respons transaksi yang positif.

Salah satunya kegiatan terkait pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO, termasuk untuk pembelian motor dan mobil listrik. BSI juga menggelar kegiatan yang mempertemukan konsumen dengan pelaku usaha pemilik produk lokal di BSI Tower.

"Dari setiap rangkaian acara sebelumnya, transaksi masih bagus. Jadi sebenarnya kami melihat permintaannya tetap ada. Tinggal bagaimana kami menciptakan konsep acara sehingga masyarakat datang, berkumpul, dan membelanjakan uangnya untuk produk lokal," kata Anggoro.

Selain transaksi produk lokal, BSI International Expo 2026 juga menghadirkan berbagai penawaran, antara lain pembiayaan kendaraan dengan hadiah motor listrik, pembiayaan rumah dengan bonus furnitur, diskon program umrah, serta cashback BSI Tabungan Emas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Baru Rencana Bisnis Bank, Ini Poin Pentingnya

Pameran ini turut menghadirkan sejumlah musisi, antara lain Bernadya dan Wali, serta penampilan khusus dari Nidji dan Sheila on 7.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: